Berita Crime

Viral di Medsos, Buser Polsek Kertapati Geram, Amankan 4 Pemalak di Terminal Karya Jaya

Empat orang pelaku diduga melakukan pungutan liar (Pungli) yang viral di medsos (Media Sosial) terjadi di Jalan Sriwijaya Raya persisnya depan Termina

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/diw
Empat orang pelaku diduga melakukan pungutan liar (Pungli) yang viral di medsos (Media Sosial) terjadi di Jalan Sriwijaya Raya persisnya depan Karya Jaya, Jumat (16/9/2022) pukul 22.00, kini diamankan Tim Buser Polsek Kertapati Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Empat orang pelaku diduga melakukan pungutan liar (Pungli) yang viral di medsos (Media Sosial) terjadi di Jalan Sriwijaya Raya persisnya depan Terminal Karya Jaya, Jumat (16/9/2022) pukul 22.00, kini diamankan Tim Buser Polsek Kertapati Palembang.

Keempat pelaku tadi yakni, Bambang (32) warga Jalan Sriwijaya Raya Kertapati, Damri Hardian(19) warga Pal 9 Kabupaten Ogan Ilir Sumsel, Pian (22) Warga Jalan Mataram,Kecamatan Kertapati Palembang, dan Hasik (18) warga Pal 9. 

Mereka diamankan salah satu diantaranya mengenakan rompi parkir dan mengantongi uang hasil dari pungli kepada sopir truk yang melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jalan Sriwijaya Raya.

Kapolsek Kertapati AKP Alfredo Hidayat saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan empat orang yang diduga kerap melakukan pemalakan karena viral di media sosial. 

"Dari hasil keterangan mereka tidak memiliki izin sama sekali dan sekali melakukan pungli per mobil dimintai uang berkisar Rp 5 ribu Rp 10 ribu," kata AKP Alfredo Hidayat, kepada Sripoku.com, Minggu (18/9/2022).  

Lanjut AKP Alfredo, bila tidak memberi uang mereka dapat melakukan pengancaman mulai dari memukul kaca dan tak memperbolehkan jalan.

"Anggota mengamankan mereka supaya ada efek jera kepada tersangka pungli atau pemalak yang lain, karena kemungkinan ada pelaku lain yang meminta juga secara bergantian," kata AKP Alfredo. 

Hingga saat ini keempat pelaku masih dalam pemeriksaan petugas kepolisian Polsek Kertapati Palembang.

Sedangkan, tersangka Bambang tak mengakui bahwa dirinya tak ikut melakukan pungli di Jalan Sriwijaya Raya.

"Bukan aku yang viral itu, aku juga baru sebentar mengambil uang di TKP, itu pun kalau dikasih. Kalau sehari biasanya dapat uang Rp 25 ribu sampai Rp 50 ribu," pungkas Bambang. (diw)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved