Berita Musi Rawas

Digeluti Sejak Tahun 1987, Pembuat Jala di Musi Rawas ini Mengaku Pekerjaannya tak Menguntungkan

"Sudah lama, sejak tahun 1987 saya sudah buat jala tradisional. Ini hanya sampingan saja, bukan kegiatan utama," kata Wanto, Sabtu (17/9/2022).

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Ahmad Farozi
eko mustiawan/sripoku.com
Wanto, sedang merajut jala tradisional dikediamannya, Desa M Sitiharjo Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, Sumsel, Sabtu (17/9/2022). 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Merajut jala memerlukan ketrampilan khusus yang tak semua orang bisa. Butuh ketelitian, ketekunan dan kesabaran, karena proses pembuatannya cukup lama.

Salah satu perajut atau pembuat jala tradisional di Musi Rawas adalah Wanto, warga Desa M Sitiharjo Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, Sumsel.

Dia sudah menekuni profesi ini sejak tahun 1987. Wanto mendapatkan keahlian membuat jala secara otodidak dari melihat orang membuat jala. Dia kemudian mencoba dan bisa.

Namun uniknya, meski sudah menggeluti usaha rakit jala puluhan tahun lamanya, dia mengaku profesi itu tidak menguntungkan.

Karena menurut Wanto, hasilnya (harga jual) tidak sebanding dengan proses pembuatan. Satu jala buatannya, kadang hanya dapat untung sekitar Rp50 - Rp100 ribu.

Sementara proses pembuatannya cukup rumit dan memakan waktu lama. Butuh 1 - 2 minggu untuk menyelesaikan satu jala.

Sebab itu, dia tak menjadikan profesi merakit jala sebagai pekerjaan utama. Tapi hanya kerjaan sampingan disela waktu senggang.

"Sudah lama, sejak tahun 1987 saya sudah buat jala tradisional. Ini hanya sampingan saja, bukan kegiatan utama," kata Wanto, dibincangi Sripoku.com, Sabtu (17/9/2022).

Pria paruh baya itu memiliki pekerjaan utama sebagai seorang pencuci sepeda motor dan mobil. Dia juga memiliki bengkel kecil-kecilan didepan rumahnya.

Didalam bengkel sederhana itulah, Wanto merajut jala tradisional, mengisi waktu luangnya. Terkadang dia dibantu isterinya yang juga mahir membuat jala.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved