Sumsel Memilih

Sejumlah Tokoh Disebut Bakal Menantang Herman Deru di Pilgub Sumsel 2024, Ada Eddy Santana Putra

Herman Deru sebagai sosok yang tengah memimpin tentu dari segi popularitas tentunya saat ini diunggulkan

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/Kominfo Prov Sumsel
H Herman Deru hadir langsung pada seminar kajian Masyarakat Profesional Sumatera Bagian Selatan (Maspro Sumbagsel) secara virtual di Command Center Kantor Gunernur Sumsel, Sabtu (12/3/2022) lalu. Sejumlah nama disebut bakal menantang Herman Deru di Pilgub Sumsel 2024 mendatang. Ada nama Eddy Santana Putra. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Memasuki tahun ketiga masa pasangan HDMY (Herman Deru-Mawardi Yahya) memimpin Provinsi Sumatera Selatan, sepertinya masih belum muncul siapa calon-calon figur yang berpeluang bakal menjadi penantang H Herman Deru SH MM jika kembali maju pada kontestasi Pilgub Sumsel 2024 mendatang.

Meski demikian baru sinyal-sinyal saja yang nampak berkemungkinan maju untuk menantang Herman Deru.

Sementara Herman Deru sebagai sosok yang tengah memimpin tentu dari segi popularitas tentunya saat ini diunggulkan.

Belum lagi Herman Deru sebagai Ketua DPW Partai Nasdem setidaknya juga sudah menjadi bekal persiapan menjadi kendaraan karir politiknya ke depan.

Menurut Pengamat Sosial Politik, Drs Bagindo Togar, pertama bukan di situ masalahnya.

"Kita melihat dulu hasil Pileg di bulan Februari (14 Februari 2024). Dari komposisi partai itu ketahuan nanti kenapa kita meyakini tidak ada calon independen pemilihan gubernur. Dari rangking partai nanti ketahuan," ungkap Bagindo Togar, Jumat (16/9/2022).

Pengamat Politik Drs Bagindo Togar BB
Pengamat Politik Drs Bagindo Togar BB (HANDOUT)

Bagindo mengatakan kalau nanti Partai NasDem yang dipimpin Herman Deru ternyata melorot di bawah lima besar, untuk maju saja dia akan kesulitan.

Sedangkan partai-partai besar lain punya jago. Baik itu Golkar, PDIP maupun Gerindra.

Untuk koalisi saja orang walaupun dia incumbent, karena incumbent ini yang masih membuatnya ngetop.

Kalau sudah tidak lagi incumbent popularitasnya bisa melorot sampai 50 persen, minimal.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved