Berita Musi Rawas

Petani di Musi Rawas Mengeluh Sulit Dapat Pupuk, Saat Musim Tanam Pupuk Hilang Entah Kemana

Seorang petani padi di Desa Mataram, Alpan mengaku, sulit dapat pupuk baik yang subsidi maupun non subsidi, sudah sejak beberapa bulan terakhir.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Ahmad Farozi
eko mustiawan/sripoku.com
Petani padi di wilayah Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, Sumsel, mengeluh sulit mendapatkan pupuk bersubsidi dan non subsidi. Tampak seorang petani padi di Desa Mataram Kecamatan Tugumulyo, Alpan, sedang menyemprot di sawahnya yang akan ditanami padi, Jumat (16/9/2022). 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Petani padi di wilayah Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, Sumsel, mengeluh sulit mendapatkan pupuk bersubsidi dan non subsidi.

Akibat sulit mencari pupuk subsidi tersebut, para petani terpaksa beralih menggunakan pupuk non subsidi yang harganya jauh lebih mahal. Itupun, harus bersusah payah untuk mendapatkannya.

Seorang petani padi di Desa Mataram, Alpan mengaku, kesulitan mendapatkan pupuk baik yang subsidi maupun non subsidi, sudah sejak beberapa bulan terakhir.

"Kalau pupuk Ponska yang subsidi sudah hilang entah kemana. Dicari di kelompok tani tidak ada. Itu sudah beberapa tahun ini," kata Alpan, diwawancarai Sripoku.com, Jumat (16/9/2022).

Dengan kondisi tersebut, kata Alpan, kini para petani khususnya dia menggunakan pupuk yang harganya murah. Sehingga hasilnya tidak maksimal untuk tanaman padinya.

"Sekarang mana baiknya saja, pakai pupuk-pupuk yang murah, tapi resikonya hasil kurang maksimal," katanya.

Dikatakan, akibat kelangkaan pupuk tersebut, hasil panennya menurun drastis, mencapai 50 persen. Sedangkan harga beras ditingkat petani masih terbilang rendah.

"Sudah beberapa tahun terakhir susah dapat pupuk berkualitas. Untuk hasil panen juga sangat berpengaruh dan turun drastis," ungkapnya.

Biasanya kata Alpan, untuk seperempat hektar sawah yang digarapnya tersebut, akan menghasilkan padi sebanyak 23 karung. Namun kini setiap kali panen paling banyak 12 karung.

Ditambahkan, untuk harga pupuk jenis urea non subsidi Rp165 ribu per sak sedangkan pupuk urea subsidi harganya Rp120 ribu per sak.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved