Berita Muaraenim

Pengakuan Nopran, Pelaku Pembunuhan di Taman Adipura Muara Enim, 'Saya Khilaf dan Emosi'

Setelah selesai nonton konser Anji, iapun merasa terancam dan mengambil satu bilah senjata tajam jenis pisau yang berada di bawah jok sepeda motornya.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Ahmad Farozi
ardani/sripoku.com
Tersangka Nopran Saputra (19) di Mapolres Muara Enim, Jumat (16/9/2022). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Meski tegar dan ditutupi masker namun penyesalan terlihat di raut wajah Nopran Saputra (NS) (19) saat dia dihadirkan sebagai tersangka dalam rilis kasus pembunuhan di Mapolres Muara enim, Jumat (16/9/2022).

Nopran yang masih berstatus pelajar itu adalah tersangka pembunuhan terhadap korban Ikbal Firdaus dalam peristiwa di Taman Adipura Muara Enim, Minggu (11/9/2022) malam beberapa waktu lalu.

Dengan menggenakan baju tahanan warna Merah dan tangan diborgol, Nopran dengan lancar menjawab seluruh pertanyaan yang dilontarkan awak media.

Menurutnya, sebelum kejadian dirinya bersama rekannya nonton konser musik Anji di GOR Pancasila Muara Enim.

Ketika akan melompati pagar pembatas, secara tidak sengaja dia bersenggolan dengan korban (Ikbal Firdaus).

Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Taman Adipura Muara Enim Ditangkap di Palembang, Masih Berstatus Pelajar

Menurutnya, saat itu korban marah dan sempat memukul kepalanya serta menantangnya berkelahi, namun ditolaknya dan ia memilih meminta maaf.

Setelah selesai menonton acara konser Anji, iapun merasa terancam dan mengambil satu bilah senjata tajam jenis pisau yang berada di bawah jok sepeda motornya.

Kemudian ia mengajak rekannya untuk mencari korban Ikbal, namun setelah mencari berkeliling Kota Muara Enim ternyata tidak ketemu.

Baca juga: Kronologis Pembunuhan di Taman Adipura Muara Enim, Pelaku dan Korban Sempat Ribut Saat Nonton Konser

Saat dia menunggu di depan Taman Adipura tiba tiba melintaslah korban Ikbal dan Arya berboncengan motor. Dan ia spontan memanggil dan mengejarnya untuk menantangnya berkelahi.

Namun saat itu korban menolak dan kabur ke arah Jalan H Pangeran Danal Muara Enim. Setelah itu ia dan rekannya menuju ke TKP depan Taman Adipura.

Sekitar 15 menit kemudian, ternyata Ikbal dan Arya bersama rekan lainnya mendatanginya. Melihat kedatangan korban, iapun yang sudah emosi dan sakit hati langsung mencabut sebilah pisau dan menusuk keduanya.

Setelah selesai melakukan penusukan ia langsung kabur dan membakar baju yang ia kenakan saat melakukan pembunuhan tersebut.

"Saya benar-benar sudah khilaf terbawa emosi karena sakit hati dipukul pada saat konser Anji. Yang saya ingat pertama yang saya tusuk adalah yang badannya gemuk (Arya,red) baru temannya (Ikbal,red). Saya hanya kenal dengan Arya tidak dengan Ikbal," ujarnya.

Dan ketika ditanya apakah tahu korbannya ada yang meninggal, Nopran mengatakan bahwa awalnya ia tidak tahu.

Namun setelah keesokan harinya barulah ia mengetahui jika salah seorang telah meninggal akibat perbuatannya dari media sosial. Dan atas perbuatannya ia sangat menyesal sebab itu akibat kekhilafannya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved