Kepsek di Pemulutan Tampar Siswa

Kepsek Gampar Siswa di OI, Kadisdik Sumsel: Orang Tua Tak Berkenan, Masukan Sekolah Paket C Saja

Kadisdik Sumsel: kenakalan siswa harusnya laporkan keorang tuanya, jika tidak berkenan jangan masukan anak ke sekolah formal, ke paket c saja

Editor: adi kurniawan
handout
Oknum Kepala Sekolah di SMAN 1 Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir diduga menampar siswa. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kepala Sekolah di SMAN 1 Pemulutan Selatan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, disebut menampar siswa satu kelas, karena dikabarkan ada siswa yang merokok di kelas namun tidak ada yang mengaku.


Bahkan dikabarkan ada sampai guru berhenti mengajar, karena tak tahan dengan kenakalan siswa.


Menanggapi hal tersebut menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Riza Pahlevi, bahwa ia belum mendapatkan laporan adanya kejadian tersebut.


"Saya baru tahu inilah. Memang kalau yang namanya kekerasan tidak diperkenankan dan sangat disayangkan serta kita prihatin," kata Riza, Jumat (16/9/2022).


Menurut Riza, mungkin saking geremnya kepala sekolah tersebut melakukan itu. Apalagi kalau sampai ada guru yang tidak sanggup lagi dengan kelakuan anak-anak didik tersebut itu ya perlu dipilah juga.


"Kalau kekerasan tentu tidak dibenarkan, tapi kalau tamparan sayang maka tergantung orang tuanya. Ia, kalau tidak ditegur salah juga, hanya saja sangat disayangkan sampai menggunakan kekerasan," katanya


Menurut Riza, harusnya laporkan saja keorang tuanya, jika orang tuanya tidak berkenan jangan masukan anak ke sekolah formal, ke paket c saja. Harusnya sebagai orang tua intropeksi juga, kalau anak tidak boleh disentuh silakan sekolah lain.


Apalagi sampai guru saja tidak sanggup lagi mengajar dikelas tersebut. Hanya saja memamg disayangkan kenapa kepala sekolah sampai esmosi. 


"Jangan sampai esmosi meledak, kembalikan saja anak-anak tersebut ke orang tuanya. Kalau orangtuanya mau melaporkan silakan saja. Nanti kita akan lihat sejauh mana perkembangannya," ungkapnya 


Menurut Riza, kalau uda seperti ini ia akan cek dan mengutus kepala bidang untuk mengecek. Jadi nanti akan di cek dulu ya kebenarannya bagaimana. 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved