Berita OKU

TKI Asal Sumsel Reza dan Tiara Masih di Laos, Diminta Lengkapi Dokumen, 3 Temannya Sudah Dipulangkan

"Kami baru sudah mengisi data-data di kantor KBRI Vientiane Laos," kata Reza dihubungi via telepon Kamis (15/9/2022).

Penulis: Leni Juwita | Editor: Ahmad Farozi
Dok Pribadi Reza
Reza dan Tiara saat ini sudah di KBRI Laos. Foto kiriman dari Laos. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Reza Pratama (26) dan Tiara (26), TKI asal Sumsel saat ini masih berada di Laos. Keduanya belum dipulangkan karena masih diminta melengkapi deokumen.

Keduanya sudah mengisi dokumen untuk membuat Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dan pengajuan permohonan visa kepada institusi terkait di Laos.

"Kami baru sudah mengisi data-data di kantor KBRI Vientiane Laos," kata Reza dihubungi via telepon Kamis (15/9/2022).

Menurut Reza dia bersama Tiara saat ini mesih diinapkan di Cheuang 1 Hotel tidak jauh dari Kantor KBRI Vientiane Laos.

"Kita sudah ke KBRI, ngisi kayak biodata. Tapi belum tau kapan pulang ke tanah air," terang Reza seraya berharap semua segera bisa pulang ke tanah air dan berkumpul dengan keluarga.

Menurut Reza, tiga temannya atas nama Allif Fithrah Rodillah (26), Gera Gelora Ardi Buana (29) dan Gempur Ega Julianda (33) sudah dipulangkan ke Indonesia.

Ketiga teman Reza ini memang memiliki kelengkapan dokumen, paspor dan visa, walaupun utuk Allif dan Gera terdapat over stayer selama satu minggu.

Sedangkan Reza dan Tiara masih terkendala karena tidak memiliki kelengkapan dokumen. Reza dan Tiara telah melakukan pelanggaran keimigrasian dan ketenagakerjaan di Laos.

Karena kedua TKI asal Susmel ini masuk ke Laos secara ilegal tanpa membawa paspor RI dan visa kerja.

Kemudian tidak melakukan kewajiban lapor diri ke KBRI Vientiane sebagimana kelaziman bagi setiap WNI yang memasuki suatu negara dimana terdapat perwakilan RI.

Lapor diri dapat dilakukan melalui sarana komunikasi dan tidak perlu harus datang ke KBRI Vientiane .

Reza mengatakan, paspor dan dokumennya tercecer dalam perjalanan dari Thailand ke Myanmar.

"Waktu itu berklai-kali ganti mobil. Tiap ganti mobil papsornya dipegang oleh sopir, terakhir saya lupa mengambil papsor saya," kata Reza.

Menurut Reza, dia sempat dipekerjakan sebagai scammer lalu ditahan perusahaan ivestasi bodong di Propinsi Bokeo.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved