Berita Muba

TANGKAP Ikan, Nelayan di Muba Temukan Jasad Petani di Sungai Musi, Korban Sudah 10 Hari Tenggelam

Namun pencarian tak kunjung membuahkan hasil hingga berhari-hari selanjutnya," ujarnya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Yandi Triansyah
handout
Salehah (61) warga Desa Rantau Keroya Kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin (Muba), ditemukan tewas tenggelam di sungai Musi pada Kamis (15/9/2022). 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Setelah dilakukan pencarian selama 10 hari pasca menghilang, akhirnya Salehah (61) warga Desa Rantau Keroya Kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin (Muba), ditemukan tewas tenggelam di sungai Musi pada Kamis (15/9/2022).

Korban ditemukan pada pukul 05.00 WIB oleh nelayan bernama Samrih dan Darius yang sedang menggunakan perahu untuk mencari ikan di Sungai Musi Desa Tanjung Agung Timur Kecamatan Lais.
Mengetahui ada sosok jenazah di sungai, nelayan tersebut bersama warga langsung mengevakuasi korban.

Kepala BPBD Muba Pathi Riduan mengatakan, pihaknya pertama kali menerima laporan adanya korban tenggelam pada Senin (5/9/2022) sekitar pukul 18.00 WIB.

"Tim melakukan penyisiran sampai radius 15 KM dari titik awal korban tenggelam.

Namun pencarian tak kunjung membuahkan hasil hingga berhari-hari selanjutnya," ujarnya.

Hingga pada 11 September lalu pihaknya terpaksa menghentikan pencarian, karena pada hari ketujuh juga tim SAR belum berhasil menemukan tubuh korban.

"Sesuai SOP, jika hari ketujuh korban tak ditemukan maka upaya pencarian dihentikan. Penghentian pencarian juga merupakan kesepakatan antara keluarga korban dan pemerintah setempat," jelasnya.

Hingga akhirnya hari kesepuluh jenazah korban berhasil ditemukan nelayan.

Tim SAR pun kembali bergerak dengan melakukan evakuasi tubuh korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga.

Sebelumnya korban yang sehari-hari merupakan petani ini terakhir kali terlihat keberadaannya pada pukul 11.30 WIB pada Senin (5/9/2022).

Saat itu korban baru pulang dari kebun usai mengumpulkan kayu bakar.

Awal korban dilaporkan hilang yakni sebelumnya pukul 11.30 WIB warga masih melihat Saleha sedang mengambil kayu bakar.

Kemudian pukul 17.30 WIB anak korban bernama Tiara menghubungi saudaranya, Herman untuk mencari ibunya.
Namun hingga sampai magrib tak kunjung pulang.

Keluarga pun curiga karena perahu yang dipakai Korban sudah tenggelam di aliran sungai Musi.

Sementara korban dicari di pinggir sungai juga tak kunjung ketemu.
Keluarga pun meminta bantuan warga untuk berusaha mencari korban.
Mereka meyakini korban sudah tenggelam sehingga warga turut menyisir sungai di mana titik awal perahu korban tenggelam.

Karena pencarian tak membuahkan hasil, pemerintah Kecamatan Lais langsung melakukan koordinasi ke Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Muba pada pukul 18.00 WIB. (dho)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved