Berita Muba

Semburan Minyak Mentah dari Sumur Tradisional di Keluang Muba Muncrat Setinggi 10 Meter

"Sebelum minyak menyembur, sempat dibor dulu sedalam 160 meter. Saat bor dicabut dan akan memasang pipa minyak langsung menyembur," ujar warga.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Ahmad Farozi
fajeri/sripoku.com
Semburan dari sumur minyak tradisional yang terletak di Kelurahan Keluang Kecamatan Keluang Kabupaten Muba muncrat hingga mencapai ketiggian 10 meter, Kamis (15/9/2022). 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Semburan dari sumur minyak tradisional yang terletak di Kelurahan Keluang Kecamatan Keluang Kabupaten Muba muncrat hingga mencapai ketiggian 10 meter, Kamis (15/9/2022).

Dampak semburan minyak tersebut membuat area sekitar dipenuhi minyak. Bahkan sekolah SMA Negeri 2 Keluang siswanya dipulangkan cepat karena, area sekolah terkena cipratan minyak.

Pantauan dilokasi, semburan minyak bercampur lumpur dari sumur tradisional tersebut cukup kencang. Jika mendekati lokasi titik semburan, maka akan terkena minyak.

Warga setempat mengatakan, terjadinya semburan minyak dari sumur tradisional diwilayah setempat sejak Selasa (13/9/2022) pagi. Saat itu menurutnya, semburan minyak berlangsung tidak lama.

Namun kemudian menyembur lagi sekitar pukul 13.00 WIB, dan terus berlanjut sampai saat ini.

"Sebelum minyak meluing (menyembur), sempat dibor dulu sedalam 160 meter. Kemudian saat bor dicabut dan akan memasang pipa minyak langsung menyembur," ujarnya Kamis (15/9/2022).

Dikatakan, ada 3 titik pengeboran minyak mentah di sekitar lokasi. Namun yang paling besar ditempat yang ada semburan minyak. Tinggal satu titik lagi yang masih terus meluing sangat besar.

"Masyarakat melanjutkan menyaring minyak yang tumpah, bahkan sudah mengalir ke sungai. Jadi diangkut oleh mereka menggunakan jerigen dan dijual," katanya.

Warga lainnya, Supri mengungkapkan. akibat semburan minyak tersebut, anak sungai yang berada tak jauh dari lokasi semburan kini tercemar limbah minyak.

"Warga sudah ada yang mengungsi, aliran sungai sudah tercemar minyak. Warga ada yang takut tapi masih ada juga yang mengambil minyak," ujarnya.

Camat Keluang, Debby Haryanto membenarkan jika ada semburan minyak di kelurahan Keluang. Pihaknya juga sudah meninjau lokasi semburan minyak dan memastikan agar warga aman.

"Kita sudah imbau warga untuk tidak mendekati lokasi semburan terlebih dahulu," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved