Berita Lubuklinggau

Sabu 1,8 Kg dari Tersangka Tina Bandar Jaringan Internasiomal Dimusnahkan di Polres Lubuklinggau

"Mengapa harus dimusnahkan tidak dibawa ke persidangan keseluruhan, karena beresiko takut disalah gunakan oleh oknum dan barang ini mahal,".

Editor: Ahmad Farozi
eko hepronis/ts
Sabu seberat 1,8 Kg hasil ungkap kasus dari tersangka Titin Herlina alias Tina bandar sabu jaringan internasional di Kota Lubuklinggau Sumsel, dimusnahkan Polres Lubuklinggau, Kamis (15/9/2022). 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Sabu seberat 1,8 Kg hasil ungkap kasus dari tersangka Titin Herlina alias Tina bandar sabu jaringan internasional di Kota Lubuklinggau Sumsel, dimusnahkan Polres Lubuklinggau, Kamis (15/9/2022).

Pemusnahan sabu dengan nilai miliaran rupiah ini dilakukan dengan cara diblender di halaman Polres Lubuklinggau dengan disaksikan oleh Forkopimda.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi menyampaikan acara pemusnahan barang bukti 1,8 Kg ini untuk menghindari terjadinya kecurangan.

"Mengapa harus dimusnahkan tidak dibawa ke persidangan keseluruhan, karena beresiko takut disalah gunakan oleh oknum dan barang ini mahal," ungkapnya pada wartawan, Kamis (15/9/2022).

Dia menjelaskan dikhawatirkan bila tidak dimusnahkan saat ini, ada pihak-pihak yang tak bertanggung jawab kemudian tergiur oleh harganya yang mahal.

"Maka dari itu polres Lubuklinggau melakukan pemusnahan barang bukti, dengan adanya rangkaian ini supaya tidak disalah gunakan lagi," ujarnya.

Sebelumnya, pengungkapan sabu itu ditemukan disimpan tersangka Titin Herlina, mantan tenaga kerja wanita (TKW) Arab Saudi ini dalam tanah pekarangan rumah tetangganya.

"Saat itu tersangka Andrew diamankan ketika melintas di Jalan Kenanga, Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuklinggau Utara II," ungkap Harissandi pada wartawan saat menggelar pers rilis.

Setelah diinterogasi tersangka Andrew mengaku bahwa barang haram itu milik Selvi.

Kemudian, Polisi langsung melakukan pengembangan dan menangkap Selvi di rumahnya di jalan Perumahan 87 Recidence Blok A 13, Jalan Pol Moch Hasan RT08 Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

"Setelah diamankan, Selvi mengaku narkoba tersebut milik bibinya Titin, Polisi pun langsung menginterogasi Titin dan memintanya menunjukkan dimana lokasinya menyimpan barang bukti," ungkapnya.

Lalu, Titin menunjukkan lokasinya menyimpan barang bukti sabu, sabu itu di kuburnya dihalaman rumah tetangganya. Setelah tahu lokasinya polisi langsung melakukan penggalian.

"Ketika dibongkar ditemukan satu bungkus plastik warna hijau merek guanyinwang berisi narkotika 1.050 gram, delapan bungkus plastik klip diduga narkotika golongan jenis sabu berat 800 gram," ujarnya.

Lalu, turut pula diamankan satu ponsel warna biru navy merek vivo y 21 dan satu buah timbangan digital merek chq. selanjutnya semua barang bukti diamankan di Polres Lubuklinggau. (eko hepronis/ts)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved