Berita Lahat

Merasa Janggal dengan Kematian Asri Yulia, Pihak Keluarga di Lahat Minta Jenazah Diotopsi

Efriansyah (48) ayah kandung Almh Asri Yulia berharap, kasus kematian anaknya segera terungkap. Karena menurutnya kematian anaknya ada kejanggalan.

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Ahmad Farozi
ehdi amin/sripoku.com
Tim Dokkes Forensik Polda Sumsel bersama Sat Reskrim Polres Lahat dibantu Polsek Jarai, melakukan otopsi terhadap mayat Asri Yulia (19) di TPU Desa Muara Payang, Kamis (15/9/2022). Tampak suasana dilokasi otopsi. 

SRIPOKU.COM, LAHAT - Tim Dokkes Forensik Polda Sumsel bersama Sat Reskrim Polres Lahat dibantu Polsek Jarai, melakukan otopsi jenazah Asri Yulia di TPU Desa Muara Payang, Kecamatan Muara Payang, Kabupaten Lahat, Kamis (15/9/2022).

Otopsi dilakukan atas permintaan keluarga Asri Yulisa karena merasa ada yang janggal dengan kematian Asri Yulia, pada 21 Maret 2022 lalu.

"Hari ini kita melakukan otopsi terhadap jenazah perempuan yang berusia kurang lebih 19 tahun. Untuk hasilnya kita analisa terlebih dahulu nanti setelah ada hasilnya akan kita sampaikan ke penyidik," ujar AKBP dr Mansuri, Spesialis Forensik Bidokkes Polda Sumsel.

Dikatakan, untuk sementara akan dianalisa terlebih dahulu, karena kondisi jenazah saat ini sudah mengalami pembusukan.

"Kita analasisa terlebih dulu, kalau kita menyimpulkan diawal takutnya nanti tidak tepat kan, yang pasti hasilnya nanti akan kami sampaikan ke penyidik," ungkapnya.

Efriansyah (48) ayah kandung Almh Asri Yulia berharap, kasus kematian anaknya segera terungkap. Karena menurutnya kematian anaknya terdapat ada sedikit kejanggalan.

"Waktu anak saya meninggal, yang makamkan anak saya itu keluarga dari suaminya. Sedangkan saya saat itu masih berada di Jambi dan istri saya juga tidak mengetahui," katanya.

Setelah itu lanjut Efriansyah, saat pulang dari Jambi mendapatkan kabar bahwa anaknya sudah meninggal dengan dugaan adanya penganiayaan.

"Sangat saya sesali peristiwa ini, saya memohon untuk minta keadilan dan semoga secepatnya kasus ini terungkap, karena Almh ini adalah anak semata wayang kami," harapnya.

Saat ini, tambah Efriansyah, jenazah Asril Yulia, dipindahkan dari makam sebelumnya.

"Kemarin makam anak saya di kuburkan di dekat rumah keluarga dari suaminya, dan sekarang kami pindahkan di dekat kediaman keluarga kami sendiri," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved