Berita Palembang

Warga Diminta Tak Termakan Isu, Lonjakan Pasca Kenaikan Harga BBM Bersubsidi, Hanya Barang Ini Naik

Kepala Dinas Perdagangan Sumsel DR H Ahmad Rizali MA meminta agar masyarakat untuk tidak panik dan termakan isu bakal melonjak keseluruhan harga

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/fiz
Kepala Dinas Perdagangan Sumsel DR H Ahmad Rizali MA merilis tentang harga sembako dampak kenaikan BBM bersubsidi, Rabu (14/9/2022). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kepala Dinas Perdagangan Sumsel DR H Ahmad Rizali MA meminta agar masyarakat untuk tidak panik dan termakan isu bakal melonjak keseluruhan harga sembako pasca kenaikan harga BBM bersubsidi, 3 September 2022 lalu. 

"Ternyata tidak semuanya mempengaruhi harga Sembako. Dari 21 item ini, ada tiga atau empat yang naik. Beras, tepung terigu, cabe, bawang, ikan. Untuk yang lain tidak terlalu berdampak oleh kenaikan BBM ini. Berdasarkan data yang kami peroleh dan ini bisa dipertanggungjawabkan," ungkap Ahmad Rizali saat merilis tentang pantauan harga sembako dampak kenaikan BBM bersubsidi, Rabu (14/9/2022).

Dijelaskan Ahmad Rizali, dari angka-angka ini hasil on the spot di pasar Disdag setiap hari melakukan pemantauan. 

Dampak dari kenaikan BBM terhadap persediaan dan harga Sembako, tidak menyeluruh.

Hanya beberapa saja yang meningkat, yaitu beras, tepung terigu, dan cabe, bawang, ikan. 

"Jadi dengan demikian diharapkan bahwa harga-harga ini tetap normal sampai akhir September. Jika memang harga ini tetap flat, kita harapkan masyarakat kita untuk tidak resah dengan isu-isu kenaikan sembako, dan lain sebagainya," kata Ahmad Rizali

Memang menurutnya, di bulan September ini pihaknya memantau apakah memang betul kenaikan BBM itu mempengaruhi terhadap harga bahan pokok ini.

"Tetapi kalau dilihat dari data yang kita punya sejak 9 hari setelah kenaikan BBM, tidak terlalu signifikan. Hanya beberapa jenis sembako saja. Ini terkait dengan inflasi kita," tutur Ahmad Rizali

Jadi 1 September kemarin dari penghitungan sebelum kenaikan BBM, tingkat inflasi cukup rendah 4,29 persen.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved