Berita Muba

Sawah Terendam Banjir, Petani Desa Petaling Muba Terpaksa Panen Lebih Awal, Padi Banyak Busuk

"Jadi kami harus panen lebih awal, saat padi usia dua bulan. Padi jenis ini biasanya panen di usia tanam tiga bulan," ujar petani, Rabu (14/9/2022).

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Ahmad Farozi
fajeri/sripoku.com
Petani Desa Petaling, Muba terpaksa panen lebih awal akibat lahan sawah terendam bajir.. Tampak petani setempat sedang memanen padi disawahnya yang terendam banjir, Rabu (14/9/2022). 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Tingginya intensitas curah hujan dan luapan air Sungai Musi yang terjadi di Kabupaten Muba beberapa pekan terakhir membuat ratusan hektar sawah masyarakat terendam banjir.

Akibatnya padi masyarakat yang 1 bulan lagi harus panen di Desa Petaling terpaksa harus di panen lebih awal karena sawah tergenang banjir.

Heri Ruswandi, petani yang terdampak banjir di Desa Petaling mengungkapkan, hujan yang terjadi sejak satu pekan terkahir membuat sawah di Desa Petaling miliknya harus terendam banjir.

Selain hujan debit air Sungai Musi dan Sungai Batanghari Leko membuat sawah terendam habis.

"Jadi kami harus panen lebih awal, saat padi berusia dua bulan.  Padi jenis ini biasanya panen saat usia tanam tiga bulan," ujarnya, Rabu (14/9/2022).

Dikatakan, akibat panen lebih awal, tak banyak yang bisa diharapkan. Karena padi yang terendam banjir, banyak yang busuk.

Dikatakan, panen lebih awal dan hasilnya tidak maksimal ini membuat para petani setempat mengalami kerugian cukup besar.

Padahal mata pencarian utama masyarakat Desa Petaling dan Rantau Kroya adalah petani sawah dan karet.

“Melihat kejadian ini kami berharap dibuatnya pintu air jalur irigrasi dari sungai mengarah ke lahan, jadi sawah bisa selamat jika air naik. Untuk sawah yang terendam ratusan hektar, mengenai kerugian belum bisa di tafsir karena masih penjemuran padi," ungkapnya.

Pj Bupati Muba Apriyadi mengatakan, pihaknya akan mencari solusi terkait keluhan petani yang sawahnya selalu kebanjiran tersebut agar petani tak merugi.

"Harus segera dicarikan solusi, nanti akan kita pastikan irigasi pesawahan kondisinya baik agar banjir tidak jadi momok bagi petani," ujar Apriyadi.

Kepala Dinas PTPH Muba, Thamrin menjelaskan, areal lahan sawah di Muba tercatat seluas 41.704 hektar.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved