Liga Inggris

Peyebab Pemecatan Thomas Tuchel Termasuk Beda Visi dengan Pemilik Hingga Kesalahan Pemain Chelsea

Pemain Chelsea, Jorginho menyebut pemecatan Thomas Tuchel karena kesalahan para pemain Chelsea.

OZAN KOSE/AFP
Prestasi Thomas Tuchel ketika bersama Chelsea - Dalam file foto yang diambil pada 28 Oktober 2020 ini, pelatih Paris Saint-Germain Jerman Thomas Tuchel memberi isyarat saat pertandingan sepak bola Grup H Liga Champions UEFA antara Istanbul Basaksehir FK dan Paris Saint-Germain di stadion Basaksehir Fatih Terim di Istanbul. Thomas Tuchel ditunjuk sebagai manajer Chelsea pada 26 Januari 2021, dengan kontrak 18 bulan pada Selasa, ditugaskan untuk membawa The Blues yang berkinerja buruk kembali ke L 

SRIPOKU.COM -- Pemecatan Thomas Tuchel sebagai pelatih Chelsea masih jadi pembahasan ramai publik sepak bola.

Beragam spekulasi mencuat soal alasan pemecatan Thomas Tuchel yang sukses membawa pulang trofi Liga Champions 2020-2021, termasuk beda visi dengan Todd Boehly, pemilik Chelsea sekarang. 

Pemain Chelsea, Jorginho menyebut pemecatan Thomas Tuchel karena kesalahan para pemain Chelsea.

Diketahui, Chelsea memecat Thomas Tuchel pada Rabu (7/9/2022) usai serangkaian hasil buruk The Blues di laga tandang.

Chelsea tumbang dari Dinamo Zagreb 0-1 pada laga pertama fase grup Liga Champions 2022-2023, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Chelsea vs RB Salzburg di Liga Champions, Graham Potter Pusing Empat Pemain The Blues Cedera

Thomas Tuchel dipecat pagi ini menyusul kekalahan yang sangat mengecewakan dari Dinamo Zagreb tadi malam.
Thomas Tuchel dipecat pagi ini menyusul kekalahan yang sangat mengecewakan dari Dinamo Zagreb tadi malam. Selain Beda Visi dengan Pemilik, Kesalahan para Pemain Chelsea Jadi Sebab Pemecatan Thomas Tuchel. (Thomas Tuchel)

Sebelumnya, Chelsea menelan dua kekalahan tandang di Liga Inggris dari Leeds United dan Southampton.

Tiga kekalahan itu jadi sebab Chelsea memutus hubungan kerja dengan Tuchel.

Akan tetapi pemecatan itu bukan sepenuhnya salah Tuchel, mengutip BolaSport.com.

Menurut gelandang Chelsea, Jorginho, para pemain The Blues juga punya andil atas pemecatan sang nakhoda.

"Tentu saja, kami adalah tim. Jadi, bukan satu orang yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi," kata Jorginho, mengutip dari Daily Mail.

"Kami adalah tim dan grup di lapangan. Tentu saja, itu tanggung jawab kami atas apa yang terjadi. Kami mencoba melakukan apa yang kami bisa dan di mana itu bisa lebih baik," ungkapnya.

"Sayangnya, itu tidak berhasil dan tantangannya sekarang adalah membangun kembali kepercayaan diri," imbuhnya.

"Selalu ada pembicaraan tentang apa yang terjadi tetapi sekarang kami memiliki pertandingan yang akan datang dan hidup berjalan cepat, jadi kami tidak punya banyak waktu untuk tetap berpikir di sini," terangnya.

"Kami berbicara dan kemudian kami perlu berkonsentrasi pada apa yang kami lakukan," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved