Berita Lubuklinggau

Pasca Harga BBM Naik, Harga Beras di Kota Lubuklinggau Mulai Naik Dikisaran Rp300-Rp500 per Kg

"Yang naik beras medium, biasanya seperti IR Lampung Rp10.500 per kilogram, sekarang naik jadi Rp11 ribu per kilogram," ungkap Dio, Rabu (14/8/2022).

Editor: Ahmad Farozi
eko hepronis/ts
Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) harga beras di Kota Lubuklinggau naik dikisiran Rp300 - Rp500 per kilogram. Tampak seorang pengecer beras di Kota Lubuklinggau, Dio di lapaknya, Rabu (14/9/2022). 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) harga beras di Kota Lubuklinggau naik dikisiran Rp300 - Rp500 per kilogram.

Seorang pengecer beras di Kota Lubuklinggau, Dio mengatakan, terpaksa menaikkan harga lantaran perubahan harga yang terjadi di retail besar atau produser beras.

"Yang naik beras medium, biasanya seperti IR Lampung Rp10.500 per kilogram, sekarang naik jadi Rp11 ribu per kilogram," ungkap Dio, Rabu (14/8/2022).

Menurutnya, kenaikan beras medium saat ini disebabkan faktor biaya transportasi angkutan naik, pasca pemerintah menaikan harga BBM.

"Sekarangkan BBM naik, otomatis jasa angkutnya juga naik, untuk menghindari kerugian, pemilik gudang juga menaikkan harga," ujarnya.

Sementara untuk harga beras premium sejak BBM belum mengalami kenaikan, pihak gudang sudah lebih dahulu menaikan harga.

"Untuk premium memang sebelum BBM naik pihak gudang sudah menaikkan lebih dulu, mungkin mereka sudah tahu kalau BBM bakal naik," ungkapnya.

Menurut Dio, semenjak harga beras naik daya beli masyarakat cukup stabil, namun, yang biasanya mereka langsung beli sekarang kadang bertanya dulu.

"Sejauh ini cukup stabil, tapi mereka tanya harga dulu, kemudian pergi, mungkin nanya tempat lain, setelah harga sama naik balik lagi," ujarnya. (eko hepronis/ts)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved