Berita OKU

Modus Pengobatan Non Medis, Wanita Cantik di OKU Kuras Rekening Korban Nyaris Rp1 Miliar

Dari pemeriksaan polisi, jumlah uang yang berhasil dikuras tersangka dari korbannya senilai Rp983.580.018 yang ditransfer sejak tahun 2017 - 2021.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Ahmad Farozi
tribunnews
ilustrasi penipuan 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Dengan modus pengobatan non medis, seorang wanita cantik (TN) warga Jalan KH Abdurahman Wahid Lrg Mike Kuning Kelurahan Kemalaraja Kecamatan Baturaja Timur, kuras rekening korbannya nyaris Rp1 miliar.

Dari pemeriksaan polisi, jumlah uang yang berhasil dikuras tersangka dari korbannya senilai Rp983.580.018 yang ditransfer berkali-kali sejak tahun 2017 - 2021.

Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo melalui Kasat Reskrim AKP Hillal Adi Imawan didampingi Kasi humas AKP Syafaruddin mengatakan, terkait kasus ini butuh waktu untuk mengumpulkan barang bukti.

Karena perlu izin memeriksa rekening beberapa bank yang digunakan untuk transaksi. Apalagi kejadiannya berlangsung sejak tahun 2017 hingga tahun 2021.

Dikatakan, berkas perkara sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Baturaja dan masih menunggu penelitian dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Setelah lengkap, lanjut ke tahap 2 penyerahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan.

Menurut Kasat Reskrim, dalam kasus ini tersangka tidak ditahan, atas permohonan penasehat hukum tersangka, yaitu Aprizal SH. Dikatakan, selama belum penyerahan tahap 2 (P21) tersangka wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis.

Dijelaskan, selama proses penyelidikan sampai penetepan tersangka koperatif. "Nanti kita kabari kalau tersangka dan barang buktinya kita serahkan ke kejaksaan," ujarnya, Rabu (14/9/2022).

Adapun barang bukti yang diamankan berupa berupa foto dan rekaman transaksi penarikan uang Rekening yang digunakan pelaku menerima uang dari korban.

Kemudian buku rekening, print out rekening koran bank yang digunakan tersangka. Lalu Print out rekening koran atas nama korban dan sejumlah print out rekening koran dari tahun 2018 - 2021.

Adapun korban dalam perkara ini adalah Tria Noviani (36) warga Tanjungbaru Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU. Antara korban dengan tersangka sebelumnya sudah saling kenal.

Korban menuturkan kronologi perkara yang mengakibatkannya rugi hingga mencapai Rp1 miliar. Diceritakan, pada tahun 2017 dia ditawari penggobatan non medis oleh TN.

Saat itu tersangka TN berjanji akan mengajak korban berobat ke orang yang disebut sebagai ustad yang bisa membantu mengobati berbagai macam penyakit dan permasalahan keluarga yang dialami korban.

Selanjutnya, TN lalu memberikan nomor hp orang yang disebut bisa mengobati korban. Beberapa waktu kemudian ada yang menghubungi korban via SMS menggaku seorang ustad dengan menggunakan nomor HP yang seperti diberikan TN.

Orang yang mengaku ustad tersebut kemudian menawarkan pengobatan non medis online kepada korban dan korban pun setuju.

Halaman
12
Sumber:
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved