Berita Banyuasin

TERPAKSA Babi Dilepaskan, Truk Terbalik di Palembang-Betung, Macet di Banyuasin tak Terhindarkan

Penyebab kemacetan di Palembang-Betung itu karena ada truk fuso yang patah as lantaran jalan rusak.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Ardi
Truk pengangkut babi terbalik di Jalan Palembang-Betung sehingga menyebabkan kendaraan macet di Banyuasin, Sumsel, Selasa (13/9/2022) 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Kemacetan terjadi di jalan Lintas Timur Palembang Betung, tepatnya di Desa Lubuk Lancang, Kecamatan Suak Tapeh, Banyuasin, Selasa (13/9/2022).

Penyebab kemacetan di Palembang-Betung itu karena ada truk fuso yang patah as lantaran jalan rusak.

Karena sebagian badan jalan Palembang-Betung tertutup badan truk, membuat kendaraan dari dua arah harus bergantian untuk melintas. Namun, apes yang dialami truk pengangkut babi yang akan melintas.

Truk dari arah Palembang menuju ke Medan ini, terperosok ke jalan tanah bekas galian pipa. Sehingga membuat truk nopol BK 8864 ER, menjadi terbalik.

Akibatnya, jalan yang sudah macet bertambah kemacetannya. Anggota Satlantas Polres Banyuasin yang sudah melakukan sejak malam tadi, langsung mengambil tindakan untuk melakukan evakuasi truk  pengangkut babi ini.

Agar bisa dievakuasi dengan mudah, babi-babi yang diangkut terpaksa dilepaskan terlebih dahulu. Satu persatu, babi ini dikeluarkan dari dalam bak truk.

"Saya dari Pekanbaru mau menuju Palembang, tetapi harus stop dahulu karena macet. Subuh tadi, ada truk yang patah as dan ada juga yang terperosok. Sekarang, truk bermuatan babi terbalik. Jadi tambah tak bergerak," ujar Sumantri sopir truk.

Usai babi dikeluarkan dari dalam bak truk satu persatu, truk pengangkut babi ini baru dievakuasi. Truk ditarik truk lainnya dan ditahan menggunakan kayu di bagian sampingnya agar bisa dilakukan evakuasi.

Tak lama berselang, truk pengangkut babi berhasil di evakuasi. Personil dari Satlantas Polres Banyuasin juga melakukan pengaturan agar jalan bisa segera lancar kembali.

Hingga kini, pengaturan kendaraan yang datang dari dua arah masih terus dilakukan guna mengurai kemacetan.

"Jalan Ini sudah sangat rusak parah. Kalau tidak hati-hati, pasti kejadiannya seperti ini. Tolonglah pemerintah, jalannya diperbaiki dan juga bila sudah menggali tolong dikeraskan lagi. Jangan seperti ini, sudah menggali hanya ditimbun dan ditinggal begitu saja. Kami sopir bus ini yang susah, karena membawa penumpang," ujar Mujiono sopir bus AKAP.

Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam melalui KBO Lantas Banyuasin Iptu Joko Wiyanto menuturkan, kondisi jalan yang rusak parah dan juga bekas galian yang hanya ditimbun saja menjadi faktor as truk patah hingga terbalik.

"Satu persatu, truk yang terperosok dan terbalik kami evakuasi. Usai dievakuasi. Kami melakukan pengaturan lalulintas agar tidak terjadi kepadatan kendaraan semakin panjang," katanya.

Sedangkan untuk truk yang patah as, juga sudah di evakuasi dan ditepikan. Sehingga, badan jalan bisa dilalui dua arah.

"Sejauh ini, arus lalulintas mulai kami lakukan penguraian. Setelah truk yang terbalik dan juga patah as kami evakuasi dengan meminta bantuan truk lain yang ada di lokasi," pungkasnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved