Berita Palembang

'Silahkan Buktikan di Persidangan' Polda Sumsel Bantah Setoran dari AKBP Dalizon

"Jadi kita serahkan penyidikan ke Mabes Polri. Kalau memang terbukti silahkan dibuktikan di Persidangan

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM/Chairul Nisyah
Terdakwa kasus dugaan gratifiksi fee proyek pada Dinas PUPR Muba 2019, AKBP Dalizon kembali jalani persidangan. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Polda Sumsel menanggapi pengakuan AKBP Dalizon soal setoran ke salah satu pejabat Polda Sumsel saat itu.

Polda Sumsel mempersilahkan dibuktikan di persidangan jika setorang itu ada.

Polda Sumsel menegaskan tidak pernah menerima pemberian uang dari siapa pun.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kepolisian (Kapolda) Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto melalui Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Senin (12/9/2022).

"Jadi kita serahkan penyidikan ke Mabes Polri. Kalau memang terbukti silahkan dibuktikan di Persidangan," kata Supriadi.

Sebelumnya AKBP Dalizon memberikan kesaksiaan di sidang kasus suap Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Dalam persidang Dalizon yang merupakan mantan Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan mengaku bahwa adanya setoran ke mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) yakni AS setiap bulannya.

Supriadi mengatakan, Polda Sumsel bekerja sesuai dengan profesionalisme sehingga tidak ada penerimaan upeti dan sebaginya yang diberikan Kapolres maupun Kasubdit kepada Polda Sumsel.


"Tidak ada Polda Sumsel menerima pemberian uang sebesar Rp 300 hingga Rp 500 juta,"

"Hal ini perlu diluruskan supaya tidak ada persepsi di luar bahwa Polda Sumsel menerima imbalan dari siapa pun," tegasnya.

Menurut dia, pengakuan Dalizon soal setorkan sejumlah uang kepada oknum Dirkrimsus saat itu, telah diserahkan ke Mabes Polri.

Sementara terkait tiga kanit di Polda Sumsel yang saat itu menjadi bawahan Dalizon yang juga disebut-sebut juga menikmati uang suap tersebut, Supriadi mengaku bahwa saat ini tiga kanit itu telah dilakukan penyidikan oleh Mabes Polri.

"Tiga Kanit itu telah dilakukan penyidikan di Mabes Polri. Kita tinggal tunggu saja berkasnya dari sana," terangnya.

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved