Soimah Ibu Korban Ingin Memeluk & Melihat Wajah Santri Gontor Penganiaya Anaknya Hingga Tewas

Jika ketemu tersangkanya, Soimah ibu santri asal Palembang pertama aku ingin melihat para tersangka peluk mereka, benar-benar kupeluk kuat

Editor: adi kurniawan
Handout
Rusdi dan Soimah orang tua AM (17) santri Pondok Pesantren Darussalam Gontor 1 di Ponorogo menanggapi lega setelah Polda Jatim menetapkan 2 tersangka atas kasus penganiayaan anaknya hingga tewas. 

SRIPOKU.COM -- Update kasus penganiyaan AM (17) santri Pondok Pesantren Darussalam Gontor asal Palembang yang mengakibatkan meninggal dunia, kini mulai ada titik terang.

Berdasarkan informasi, Polda Jawa Timur telah menetapkan dua tersangka yaitu MFA (18) dan IH (17) yang tak lain adalah senior AM di Pondok Pesantren Darussalam Gontor.

Menanggapi adanya penetapan dua tersangka penganiayaan santri Gontor hingga tewas, ibu korban Soimah (45) mengatakan, Alhamdulillah sedikit lega dengan tertangkapnya dua tersangka.

Semoga pihak kepolisian bisa mendalami penyebab kematian ini dan diusut tuntas sampai selesai.

Bukan hanya ke pelakunya saja, tapi pihak-pihak terkait yang menyebabkan anak saya meninggal.

Semoga permasalahannya bisa terang benderang dan jelas.

“Ya allah alangke teganyo, Ya Allah,”

Jika ketemu tersangkanya, pertama ingin aku peluk mereka, benar-benar kupeluk kuat, mungkin tidak bisa ngomong, cuma bisa menangis saja.

"Saya ingin lihat benar wajahnya seperti apa wajah mereka yang tega menganiaya anak saya," katanya.

Soimah menambahkan, sudah terungkapnya ada 2 tersangka ini pihaknya bersama pengacara akan mengkaji lagi langkah selanjutnya, penting hukum ini terus berjalan.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved