Berita Palembang

Wapres Maruf Amin Tunjuk Herman Deru Sebagai Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Sumsel

Gubernur Sumsel H Herman Deru sebagai Ketua KDEKS Sumsel (Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah), sedangkan Wakil Gubernur H Mawardi Yahya

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas Pemprov Sumsel
Wakil Presiden RI KH Maruf Amin yang juga selaku Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) pusat, mengukuhkan Gubernur Sumsel H Herman Deru sebagai Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sumatera Selatan, sedangkan Wakil Gubernur (Wagub) H Mawardi Yahya dipercaya sebagai Wakil Ketua KDEKS Sumsel, Sekretaris Daerah (Sekda) SA Supriono sebagai Sekretaris KDEKS, Direktur Eksekutif KDEKS Sumsel, Kholid Mawardi dan Wakil Direktur Eksekutif KDEKS Ahmad Syamsud 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Wakil Presiden RI KH Maruf Amin yang juga selaku Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) pusat, mengukuhkan Gubernur Sumsel H Herman Deru sebagai Ketua KDEKS Sumsel (Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah), sedangkan Wakil Gubernur (Wagub) H Mawardi Yahya dipercaya sebagai Wakil Ketua KDEKS Sumsel.

"Saya berharap kepengurusan KDEKS Sumsel dapat segera bekerja dan mengambil langkah strategis berkoordinasi dengan pusat, daerah bahkan lintas daerah untuk menjalankan kebijakan ekonomi," kata Wapres Maruf Amin, saat pengukuhan Pengurus KDEKS dan Pengurus MES Provinsi Sumsel di Kantor BSB Jakabaring, Rabu (7/9/2022).

Menurut Maruf Amin salah satu tujuan syariah itu adalah membangun kehidupan yang layak.

Wakil Presiden RI KH Maruf Amin berfoto bersama usai mengukuhkan Gubernur Sumsel H Herman
Wakil Presiden RI KH Maruf Amin berfoto bersama usai mengukuhkan Gubernur Sumsel H Herman Deru sebagai Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sumsel, Wagub H Mawardi Yahya sebagai Wakil Ketua KDEKS Sumsel, Sekda SA Supriono sebagai Sekretaris KDEKS, Direktur Eksekutif KDEKS Sumsel, Kholid Mawardi dan Wakil Direktur Eksekutif KDEKS Ahmad Syamsudin, jajaran di BSB Sumsel, Rabu (7/9/2022).

Oleh karena itu dia sangat optimis dan yakin akan dapat mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai produsen halal terkemuka di dunia, dengan terus menggiatkan jihad ekonomi secara berjamaah.

Termasuk lanjutnya semua kementerian dan lembaga terkait terus memastikan target pengembangan program ekonomi dan keuangan syariah dapat tercapai termasuk partisipasi daerah harus terus ditingkatkan.

"Untuk itu diperlukan gerakan lebih cepat dan lebih kompak tidak hanya di pusat tapi terlebih didaerah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat," tegas Maruf Amin.

Selain itu, Maruf Amin menyebut, ekosistem daerah harus dibangun dan diperkuat agar berbagai program dapat terimplementasi dengan baik, sinergi pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan menjadi sebuah pencahayaan.

Maruf Amin berharap kepengurusan MES Sumsel dapat segera merumuskan dan melaksanakan Program kerja dengan sebaik- baiknya.

"MES juga diharapkan sebagai mitra KDEKS Sumsel dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Sumsel dalam membangun Ketahanan Ekonomi Nasional," tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menilai, ekonomi dan keuangan syariah sudah banyak berperan dalam mendorong perkembangan ekonomi di Sumsel menunjukkan perkembangan yang sangat baik.

"Peran perbankan, koperasi dan lembaga-lembaga keuangan syariah yang semakin meningkat dalam mengawal stabilitas sistem keuangan di Sumsel," tegas Herman Deru.

Apalagi menurut Bapak Pembangunan Sumsel itu semakin kuatnya pemberdayaan pesantren  akan semakin banyak pelaku usaha syariah yang mampu menangkap peluang dan terus meningkatkan kapasitas dan fasilitas untuk sertifikasi halal pada produk UMKM.

"Hal ini sejalan dengan apa yang menjadi amanat dari KNEKS yaitu mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah guna mendukung ketahanan ekonomi nasional," ungkapnya.

Pemprov Sumsel, lanjut Herman Deru tercatat sebagai provinsi ke tiga di Indonesia yang telah membentuk  KDEKS.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved