Berita Crime

Viral di Medsos, Hutang Tak Dibayar, IRT Menjadi Korban Penganiayaan, Pelaku Masih Berkeliaran

Viral di Medsos (Media Sosial) sejagat raya, hutang tak dibayar, Ibu Rumah Tangga (IRT) menjadi korban penganiayaan dengan parang panjang

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/handout
Viral di Media Sosial (Medsos) sejagat raya, hutang tak dibayar, Ibu Rumah Tangga (IRT) nyaris menjadi korban penganiayaan dengan parang panjang yang dilakukan oleh pria berinisial F warga Jalan Tegal Binangun Lorong 3 Saudara Kecamatan Plaju.  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Viral di Medsos (Media Sosial) sejagat raya, hutang tak dibayar, Ibu Rumah Tangga (IRT) menjadi korban penganiayaan dengan parang panjang yang dilakukan oleh pria berinisial F warga Jalan Tegal Binangun Lorong 3 Saudara Kecamatan Plaju

Peristiwa penganiayaan terhadap korban Maya Wulandari (46) warga Plaju Darat Kota Palembang ini, lantaran datang ke rumah pelaku hanya untuk menagih hutang, Rabu (7/9/2022) lalu. 

Tak senang didatang ke rumah, membuat F emosi dan spontan mengambil parang panjang dari dalam rumah dan keluar meminta IRT berbaju merah untuk meniggalkan rumahnya.

Tak sampai disitu saja, ternyata F yang sudah emosi tinggi, lalu mengayukan parang panjang kearah wanita berbaju merah, namun sempat ditahan oleh dua orang IRT yang berada disampingi F dan Maya.

Parang panjang itupun kembali diayunkan oleh F yang mengenakan baju kaos biru dan celana levis biru itu, mengarah ke bagian sisi kiri bagian tangan dan telingah kiri Maya.

Video berdurasi 10 detik itu, jelas memperlihatkan serangan dengan kedua tangan memegang gagang parang panjang mengarah ke IRT hingga nyaris tersungkur hingga handphone yang dalam genggaman terjatuh ke tanah.

Jelas, penganiayaan di latar belakangi masalah menagih hutang, dan video tersebar di medsos dengan durasi kurang dari 10 detik membuat tegang warga net.

Dalam video berdurasi 10 detik tadi, sempat viral di Medsos, nampak memperlihatkan seorang pria yang mengenakan baju kaos biru dan celana levis pendek biru yang mengayunkan parang panjang ke arah seorang wanita berbaju merah.

Untuk diketahui dari keterangan video juga dituliskan bahwa permasalahan tersebut didasari hutang dari pihak pelaku penganiayaan yang belum dibayar ke korban.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan oleh korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, untuk ditindaklanjuti, karena ada upaya menghilangkan nyawa seseorang. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved