Berita Empat Lawang

Hasil Panen Lada di Empat Lawang Turun, Faktor Perubahan Cuaca Petani Panen Lebih Awal

Saat ini, hasil panen petani lada, baik lada hitam maupun lada putih, cenderung turun. Faktor cuaca diduga jadi penyebab turunnya hasil panen lada.

Editor: Ahmad Farozi
sahri romadhon/ts
Saat ini, hasil panen petani lada cenderung turun. Faktor cuaca diduga jadi penyebab turunnya hasil panen petani lada. Tampak salah seorang pemasok lada di Kecamatan Muara Pinang, memperlihatkan lada hitam di gudangnya, Sabtu (10/9/2022). 

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Lada merupakan salah satu komoditas perkebunan yang cukup banyak ditanam masyarakat diwilayah Kabupaten Empat Lawang, Sumsel.

Hampir disebagian besar kecamatan di Kabupaten Empat Lawang, banyak ditemukan perkebunan lada, milik warga setempat.

Mulai dari wilayah Kecamatan Pendopo, Muara Pinang, Lintang Kanan, Talang Padang hingga Kecamatan Ulu Musi, banyak dijumpai masyarakat bercocok tanam atau berkebun lada.

Kebiasaan masyarakat petani setempat, dalam satu kebun mereka menanam berbagai macam tanaman. Seperti kopi, lada, cabe jawa, cokelat, hingga durian dalam satu hamparan kebun.

Saat ini, hasil panen petani lada, baik lada hitam maupun lada putih, cenderung turun. Faktor cuaca diduga jadi penyebab turunnya hasil panen petani lada.

"Saat ini bisa dibilang hasil panen lada sedang turun. Sebab berdasarkan cerita dari para pemilik kebun, panen terbilang sedikit diantaranya karena perubahan cuaca, jadi panen lebih awal dan hasil tidak maksimal," ungkap Mei, salah seorang pemasok atau tauke lada di Kecamatan Muara Pinang, Sabtu (10/9/2022).

Terkait harga lada ditingkat petani saat ini, dia mengatakan dalam beberapa bulan terakhir relatif stabil rendah. Untuk lada hitam harga per kilogramnya Rp50 ribu, sedangkan untuk lada putih Rp85 ribu per kilogram.

"Lada hitam masih sama kalau lada putih naik dikit 20 persen. Harga sekarang bisa dibilang stabil termasuk murah sudah sekitar tiga sampai empat bulan ini," kata Mei seorang pemasok kopi, lada, dan cabe jawa.

Dikatakan, harga lada saat ini memang termasuk rendah, dibandingkan harga 3-4 bulan lalu. Dimana beberapa bulan lalu, harga lada putih mencapai harga tertinggi Rp150 ribu per kilogram. Sedangkan harga lada hitam mencapai harga Rp75 ribu per kilogram. (sahri romadhon/ts)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved