Berita Empat Lawang

Viral Video Perundungan Siswa di Empat Lawang Bikin Bupati Joncik Geram, 'Coreng Citra Pendidikan'

Menanggapi perundungan siswa di Empat Lawang, Bupati H Joncik Muhammad mengaku geram dan akan mengambil tindakan tegas.

Editor: Ahmad Farozi
sahri romadhon/ts
H Joncik Muhammad, Bupati Empat Lawang 

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Viralnya video di media sosial yang mempertontonkan perundungan siswa SMP di sebuah kebun kopi sempat membuat heboh masyarakat khususnya di Empat Lawang.

Setelah mendapat laporan dari pihak sekolah yakni SMP Negeri 1 Talang Padang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Empat Lawang, Jhon Heri membenarkan kejadian tersebut.

Menanggapi adanya kejadian perundungan seorang siswa oleh dua orang siswa lainnya tersebut, Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengaku geram dan akan mengambil tindakan tegas.

Menurutnya kejadian itu telah mencoreng citra pendidikan yang sudah baik di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

"Telah saya lakukan rapat terkait penanganan kasus ini, saya memerintahkan Sekda dan Kadis Pendidikan & Kebudayaan agar turun langsung ke lapangan untuk mencari informasi dan dilakukan pengawasan," katanya, Jumat (9/9/2022).

Terbaru sambung Joncik Sekda dan Kadis Dikbud telah melakukan pengawasan dengan memanggil langsung kepala sekolah SMP 1 Talang Padang untuk dimintai keterangan mengenai laporan perkembangan kejadian.

"Saat ini pelaku perundungan sudah diberikan hukuman dan pelaku sudah dikeluarkan dari sekolah oleh pihak sekolah SMP Negeri 1 Talang Padang," katanya.

Sedangkan dari pihak korban perundungan katanya, sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang yaitu ke kantor polisi untuk dilakukan penyelidikan dan penanganan.

Menurut Joncik dalam kasus ini pelaku dan korban sama-sama dibawah umur. Untuk itu penegakan hukum harus tegas, terukur dan mampu memberikan efek jera sebagai langkah preventif kejadian serupa di tempat lain.

"Kepada Dinas PPA juga telah saya perintahkan mendampingi siswa yang jadi korban perundungan untuk dilakukan pendampingan atas trauma yang dialami oleh korban," jelasnya.

Selain itu ia juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk lakukan penguatan pendidikan karakter dan moral di lingkungan sekolah

"Untuk kasus ini akan dikawal terus sampai tuntas dan cari akar permasalahnya sampai selesai,. Jika ditemukan ada pihak dari sekolah yang acuh dan teledor akan diberikan sanksi secara tegas," tutupnya.

Teks foto: Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved