Suami Pamer Uang Mau Nikah Lagi, Ibu Muda di Lampung Murka Siksa Anak, Ayah Korban : Terserah

“Saya menyesal. Menyesal banget,” kata dia, Kamis (8/9/2022). LFN mengaku dirinya tega menyiksa anaknya itu karena kesal terhadap suaminya.

Editor: Yandi Triansyah
Tribun Lampung
Ibu muda di Lampung Utara, LFN (24) murka saat tahu suaminya pamer uang buat menikah lagi, kamis (8/9/2022) 

SRIPOKU.COM - Ibu muda di Lampung Utara, LFN (24) murka saat tahu suaminya pamer uang buat menikah lagi.

Namun murka LFN ibu muda di Lampung Utara itu ia lampiaskan ke anaknya yang masih kecil.

Sang anak pun nyaris meninggal akibat ulah ibu muda yang menyiksa korban karena kesal ke suaminya.

Kini ibu muda itu sudah diamankan di Polres Lampung Utara.

LFN hanya menyesali perbuatan sudah menyiksa anaknya karena kesal dengan suaminya.

“Saya menyesal. Menyesal banget,” kata dia, Kamis (8/9/2022).


LFN mengaku dirinya tega menyiksa anaknya itu karena kesal terhadap suaminya.

Suaminya sudah beberapa bulan tak ada kabar dan tidak memberikan nafkah.

“Suami gak ada kabar, gak nafkahi anak,” ujarnya.


Menurut dia, suaminya berinisial FA sudah setahun meninggalkan rumah tanpa nafkah kepada dirinya dan kedua anaknya.

LFN menyiksa anaknya untuk menarik perhatian sang suami.

Namun bukannya merespon, suaminya malah seolah tak peduli.

Sebelum melakukan penyiksaan, LFN sudah pernah berbicara baik-baik kepada suaminya, mengenai tanggung jawab terhadap anaknya.

“Aku sudah ngomong baik-baik ama dia (Fa), mau kayak mana anak ini. Sudah sebulan kamu nggak ada kabar,” ujarnya.

Bukan jawaban yang mengenakkan, justru sang suami malah berkata “Terserah”

Bahkan Dirinya sempat menawarkan bagaimana jika si anak agar diurus orang lain.

Suaminya, Fa,malah merespons dengan memberi jawaban. “Jangan.”

Sudah mendapat jawaban yang tidak pasti dari suaminya, dia juga sempat emosi karena suaminya menunjukkan uang yang akan digunakan suaminya untuk menikah kembali.

“Bagaimana nasib saya ini. Saya nggak bisa kerja, anak-anak butuh duit untuk jajan,” katanya.

Kejadian terungkap berawal dari video viral yang beradar luas.

Heboh video ibu kandung siksa anak sendiri di Lampung Utara.

Hebohnya video ibu kandung siksa anak kandung itu lantaran beredar luas di kalangan masyarakat Lampung Utara.

Diduga rekaman video heboh berisi rekaman ibu kandung siksa anak sendiri terjadi di Kecamatan Bukitkemuning, Kabupaten Lampung Utara.

Tribunlampung.co.id menerima tiga rekaman video aksi penyiksaan tersebut.

Pada video pertama, seorang anak laki-laki langsung diinjak menggunakan kaki, tepat pada perutnya.

Video tersebut berdurasi 27 detik.

Anak laki-laki tersebut sontak menangis kencang.

Dalam video ini, di detik ke lima hingga ke 15, terdengar ucapan seorang perempuan yang bertutur

“Ni. Ni. Ni. Bapak Biadab, sibuk selingkuh, anak mati gak dipikirin,”

Kemudian, diwaktu berikutnya tepatnya di detik 16, perempuan tersebut kembali berujar

“Jangan dibuat saya nge gila kamu ya,” lanjutnya.

Dan di detik ke 20, wanita ini kembali berkata

“Hayo, viralkan, matilah kau, viralkan,”

Meskipun menahan kesakitan, perempuan tersebut tidak beranjak tetap menginjak perut sang anak.

Kemudian, di video kedua yang hanya dua detik, berisikan anak yang sama namun kondisinya leher dililit dengan mengggunakan kain Jarik warna biru. Lantas digantungkan.

Si perempuan tersebut sambil berujar kembali “Hayo kita lihat kematian anaknya,”

Lantas video ketiga, anak lelaki yang menggunakan setelan kaos warna kuning itu di tampar mukanya menggunakan tangan.

Bahkan ditarik baju anaknya bagian leher. Anaknya tersebut menangis kencang.

Belum diketahui kapan aksi penyiksaan tersebut.

Namun, perempuan tersebut sudah diamankan polisi, tepatnya anggota Polsek Bukit Kemuning pada Rabu (7/9/2022).

"Tak lama setelah video dugaan penganiayaan tersebut viral, anggota Polsek Bukitkemuning segera bergerak untuk mengamankan terduga pelaku," jelas Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Eko Rendi, Kamis 10 September 2022.

Dia mengatakan, perbuatan yang dilakukan oleh ibu tersebut diduga sengaja dilakukan. ‎

Adapun alasan yang melatarbelakangi perbuatannya itu dikarenakan yang bersangkutan kesal dengan suaminya.

Sebab, selama ini suaminya disebut - sebut tidak pernah menafkahi mereka.

"Video itu dikirimkan ke suaminya dengan tujuan agar tersangka diberi nafkah," kata dia.

Meskipun begitu, pihaknya tidak langsung menerima pengakuan ibu muda tersebut.

Pendalaman akan terus dilakukan untuk memastikan kemungkinan adanya motif lain berikut telah berapa kali aksi itu terjadi.

"Tersangka akan kita jerat undang undang perlindungan anak," tuturnya.

Camat Bukitkemuning, Hendry Dunant mengatakan, ‎akan mengupayakan solusi terbaik atas persoalan yang menimpa warganya tersebut.

Seluruh pihak termasuk pihak berwajib akan dimintai saran apakah persoalan tetap diteruskan ke ranah hukum atau ada kemungkinan lain.

Semua itu harus dilakukannya karena korban sendiri masih membutuhkan ibunya.

"Kasihan anaknya yang masih bayi. Dia masih butuh seorang ibu. Ini yang akan kami carikan solusinya secepat mungkin," kata dia.

(Tribun Lampung/Anung Bayuardi )

 

Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved