Berita OKU

Selain Erosi Akibat Hujan, Amblasnya Jembatan di OKU Akibat Diduga Kerap Dilalui Mobil Tonase Berat

Kerusakan terjadi pada pangkal jembatan dengan lebar kurang lebih 1,5 meter dengan kedalaman amblas mencapai 5,2 meter dan panjang 5,5 meter.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Ahmad Farozi
Dok Humas Pemkab OKU
Penjabat Bupati OKU H Teddy Meilwansyah meninjau jembatan amblas di Desa Pengaringan Kecamatan Semidang Aji, Kamis (8/9/2022). 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Amblasnya jembatan di Desa Pengaringan Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Rabu (7/9/2022) lalu, disebabkan erosi tanah saat curah hujan tinggi.

Selain itu, penyebab lainnya karena sering dilewati kendaraan bertonase berat atau overload yang tidak sesuai dengan kapasitas jembatan.

Kerusakan terjadi pada pangkal jembatan dengan lebar kurang lebih 1,5 meter dengan kedalaman amblas mencapai 5,2 meter dan panjang 5,5 meter.

Terkait amblasnya jembatan tersebut, Penjabat (Pj) Bupati OKU Teddy Meilwansyah telah meninjau langsung ke lokasi.

Menurut Teddy, pada Rabu (7/9/2022) malam dia telah mendapatkan laporan dari Camat Semidang Aji dan juga Kades Pengaringan. Bahwa jembatan jalan lintas tengah Sumatera KM 16 Dusun III Desa Pengaringan amblas.

Dikatakan, Pemkab OKU melalui dinas terkait telah melakukan pembenahan akan memasang DPT atau tembok penahan jembatan.

Selain itu satu unit alat berat excavator telah disiapkan untuk mempercepat proses pengerjaan dinding penahanan jembatan.

Pengerjaan perbaikan ditargetkan selesai dalam dua hari kedepan. Sehingga jembatan bisa berfungsi kembali secara normal. Mengingat ini adalah jembatan penghubung antar Kabupaten antar Provinsi.

Pemkab OKU juga meminta kepada petugas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Sumsel dan dinas terkait untuk memberlakukan arus lalu lintas satu jalur dari sisi kanan jembatan yang masih bisa digunakan.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved