Breaking News:

Pimpinan Ponpes Gontor Sambangi TPU Sei Selayur: Kami Yakin Almarhum Meninggal Dalam Keadaan Sahid

Sejumlah perwakilan pengurus Pondok Pesantren Darussalam Gontor mengunjungi makam AM (17) di TPU Sei Selayur di Palembang

Penulis: Oki Pramadani | Editor: adi kurniawan
Handout
Jajaran pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Gontor di Ponorogo Jawa Timur, saat meyambangi di TPU Sei Selayur Kelurahan Cendana Kecamatan Kalidoni Palembang, Jumat (9/9/2022) sekira pukul 16.55 WIB merupakan santrinya yang meninggal akibat korban kekerasan. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sejumlah perwakilan pengurus Pondok Pesantren Darussalam Gontor mengunjungi makam AM (17) di TPU Sei Selayur Kelurahan Cendana Kecamatan Kalidoni Palembang, Jumat (9/9/2022) sekira pukul 16.55 WIB.

AM merupakan santri asal Palembang yang meninggal dunia diduga mengalami penganiayaan oleh seniornya disaat sedang berada di ponpes.

Para petinggi Pondok Pesantren Darussalam Gontor datang langsung dari Ponorogo, Jawa Timur untuk mengunjungi makam AM dan mengadakan takjiah ke rumah duka AM.

Pantaun sripoku.com ketika tiba di TPU Sei Selayur mereka langsung menuju ke makam AM dan langsung mengadakan doa bersama.

Setelah mengadakan doa bersama salah satu pimpinan yakni KH Amal Fathullah Zarkasyi terlihat langsung memeluk Rusdi yang merupakan orang tua dari AM.

Tergambar jelas kesedihan dari pimpinan ponpes dan orang tua AM saat berada di makam almarhum.

Mereka sangat kehilangan AM yang merupakan salah satu murid mereka yang telah mereka bina.

KH M Akrim Mariat yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur saat diwawancarai mengatakan, bahwa ia sangat percaya dan yakin almarhum meninggal dalam keadaan sahid karenan meninggal saat sedang belajar.

"Kami mendoakan agar semua kesalahan dari muridnya untuk diampuni dan amal almarhum diterima Allah SWT," ujarnya.

Kata KH Akrim, kita sangat kehilangan terkait meninggalnya almarhum yang telah ia bina sejak awal

"Kami sangat kehilangan sosok murid yang telah kami bina sejak awal," terangnya.

Ia mengatakan, saat ini hubungan ponpes dengan pihak keluarga terjalin dengan baik.

"Dengan keluarga sama-sama saudara, sama-sama agama, sama-sama mahluknya. Kami tetap membina silahturahim dengan keluarga," ucapnya

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved