Berita Lubuklinggau

Pemkot Lubuklinggau Ingatkan, Jangan Sampai Ada Masyarakat Komplain BPJS-nya Non Aktif

Perlu koordinasi BPJS kesehatan dengan pihak rumah sakit maupun Puskesmas di Lubuklinggau agar tidak ada lagi masyarakat yang komplain BPJS Non Aktif.

Editor: Ahmad Farozi
eko hepronis/ts
Forum kemitraan dengan pemangku kepentingan Kota Lubuklinggau tahap II tahun 2022, bertempat di Ruang Rapat Setda Kota Lubuklinggau. 

SRIPOKU.COM,LUBUKLINGGAU - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Lubuklinggau, Kahlan Bahar mengingatkan BPJS Kesehatan Lubuklinggau untuk memberikan pelayanan baik kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya pada forum kemitraan dengan pemangku kepentingan Kota Lubuklinggau tahap II tahun 2022, bertempat di Ruang Rapat Setda Kota Lubuklinggau belum lama ini.

Menurutnya, perlu koordinasi yang baik antara BPJS kesehatan dengan pihak rumah sakit maupun Puskesmas di Lubuklinggau agar tidak ada lagi masyarakat yang komplain mengenai BPJS yang nonaktif.

"Yang terpenting adalah kepuasan pelayanan, kita harus lebih kerja keras lagi dalam mengerjakan tugas masing-masing serta menghindari pungli, inovasi dipraktiskan demi pelayanan prima,” ujarnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau, Harry Nurdiansyah menyampaikan tujuan pertemuan ini adalah sebagai upaya pemantapan hubungan kemitraan dengan pihak eksternal terkait pembuatan kebijakan dan instansi perwakilan peserta pada tingkat daerah.

Kemudian, tercapainya pemahaman yang sama atas program-program yang sedang dan akan dilaksanakan oleh BPJS, terwujudnya kerjasama dan saling menunjang untuk meningkatkan mutu pelayanan, sarana sosialisasi jaminan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN KIS.

Instruksi Presiden (Inpres) Nomor: 01 tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN, Diktum kedua ayat 28 huruf a sampai dengan menyebutkan diinstruksikan kepada para gubernur agar menyusun dan menetapkan regulasi serta mengalokasikan anggaran untuk mendukung pelaksanaan program JKSN diwilayahnya.

Selanjutnya, menjamin ketersediaan obat dan alat kesehatan bagi peserta program JKN diwilayahnya dengan mengacu pada formulirium nasional dan compedium alat kesehatan bersama Kementrian Kesehatan dan menjamin ketersedian sarana prasarana pada fasilitas pelayanan kesehatan dan SDM di bidang kesehatan bersama Kementrian Kesehatan.

Kepesertaan JKN-KIS Kota Lubuklinggau program pencapaian UHC (universal health coverage) hingga Agustus 2022 berjumlah 243.830 atau sekitar 101.28 persen. (eko hepronis/ts)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved