BERITA FOTO:  Polisi Bubarkan Paksa Massa Demo Menolak Kenaikan Harga BBM di Palembang

Berita foto, aksi demo menolak kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya dibubarkan paksa polisi.

Penulis: Oki Pramadani | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/OKI PRAMADANI
Aksi demo menolak kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD Sumsel akhirnya dibubarkan paksa polisi. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Aksi demo menolak kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya dibubarkan paksa polisi.

Hal itu dipicu para massa demo menolak kenaikan harga BBM yang mulai tidak kondusif dan tidak koperatif ditengah aksi demo berlangsung.

Awalnya ketua DPRD dan anggota DPRD Sumsel menemui para massa aksi, namun para mahasiswa tetap bersikuh agar kawat berduri dibuka.

Sempat terjadi perdebatan mahasiswa dengan Ketua DPRD dan polisi.

Aksi demo menolak kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya dibubarkan paksa polisi.
Aksi demo menolak kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya dibubarkan paksa polisi. (SRIPOKU.COM/OKI PRAMADANI)

Puncaknya, saat perbedatan berlangaung botol dan batu melayang ke arah anggota DPRD dan polisi yang tengah bernegosiasi.

Karena sudah tidak kondusif lagi, yang awalnya ketua DPRD sempat menemui mahasiswa akhirnya mundur.

Mahasiswa pun kembali membakar ban ditengah-tengah aksi demo.

Aksi demo menolak kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya dibubarkan paksa polisi.
Aksi demo menolak kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya dibubarkan paksa polisi. (SRIPOKU.COM/OKI PRAMADANI)

Himbaun polisi untuk memadamkan api tidak diindahkan oleh massa.

Akibatnya, water cannon pun mulai disemportkan ke arah massa pendemo yang membuat massa demo berhamburan.

Namun tidak cukup sampai disitu, massa aksi masih mencoba memberikan perlawanan dengan melemparkan batu ke arah polisi.

Aksi demo menolak kenaikan harga BBM di depan DPRD Sumsel, Kamis (8/9/2022) kembali kisruh, kali ini petugas terpaksa meletuskan gas air mata.
Aksi demo menolak kenaikan harga BBM di depan DPRD Sumsel, Kamis (8/9/2022) kembali kisruh, kali ini petugas terpaksa meletuskan gas air mata. (SRIPOKU.COM/Chairul Nisyah)
Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved