Tolak Dibubarkan Petugas, Sejumlah Mahasiswa Demo Menolak Kenaikan Harga BBM di Palembang Diamankan

Ratusan pendemo dari mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM di Simpang Charitas akhirnya ricuh, sejumlah mahasiswa diamankan Polrestabes Palembang

Penulis: Andi Wijaya | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/ANDIKA WIJAYA
Sejumlah mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan yang menolak kenaikan harga BBM, turut diamankan ke Polrestabes Palembang.  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Ratusan pendemo dari mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM di Simpang Charitas berlangsung ricuh.

Akibatnya sejumlah mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan yang menolak kenaikan harga BBM, turut diamankan ke Polrestabes Palembang

Selain puluhan peserta aksi tersebut, pihak kepolisian dari Polda Sumsel dan juga Polrestabes Palembang mengamankan bendera dan juga bambu beserta spanduk yang berisi tuntutan mahasiswa.

"Ada beberapa mahasiswa yang kita amankan saat berlangsung aksi penolakan kenaikan BBM, dimana saat aksi berlangsung, sempat terjadi kericuhan bahkan mahasiswa sempat lakukan penolakan yang berakhir pada diamankan mahasiswa yang menjadi pemicu kericuhan," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi kepada Sripoku.com, Rabu (7/9/2022). 

Ia menjelaskan, untuk mahasiswa yang saat ini diamankan anggota Pidum ke Polrestabes Palembang, hingga saat ini sedang menjalani pemeriksaan dan pendataan.

Namun demikian, bila nantinya terbukti melakukan tindak pidana akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. 

"Masih dimintai keterangan oleh anggota kita. Sejauh ini masih didata serta dimintai keterangan saja, kecuali dari hasil pemeriksaan terindikasi lakukan pidana," katanya. 

Sedangkan, salah satu mahasiswa RZ, ketika ditemui, aksi yang digelar sebagai tindaklanjut dari aksi yang dilakukan oleh elemen mahasiswa.

Dimana, hal ini sebagai bentuk keprihatinan terkait kebijakan yang ditetapkan pemerintah yang menaikkan harga BBM.

"Sebagai anak bangsa, kita merasa prihatin di tengah situasi perekonomian saat ini yang masih carut marut akibat Covid, pemerintah menaikkan harga BBM ini,"  jelas mahasiswa dari IMM Cabang UIN Raden Fatah.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved