DIAM-diam, Tengah Malam Usai Nonton Video, Pelajar SMP Masuk Kamar Keponakan, Lampiaskan Hasrat

Usai nonton video tak senonoh itu, pelaku tidak dapat menahan hawa nafsunya dan pergi masuk ke kamar korban.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Wiedarto
Dok Humas Polres Mura
Kasat Reskrim Polres Musi Rawas, AKP Dedi Rahmat Hidayat (tengah) menunjukan barang bukti kasus rudapaksa anak dibawah umur, Rabu (7/9/2022). Tampak pelaku AB (16) membelakangi kamera. 

SRIPOKU.COM, MURA-- Tengah malam usai menonton adegan tak senonoh di HP, seorang pelajar SMP diam-diam masuk ke kamar keponakannya. Korban yang masih duduk di Kelas 6 SD menjadi korban pelampiasan nafsu bejat pelaku. 

Korban tak berkutik setelah mulutnya Dibekap dengan pelaku. Aksi pelaku ketahuan setelah korban mengadu kepada ibunya.  

Seorang paman di salah satu desa di Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas, Sumsel, berinisial AB (16) Pelajar SMP, merudapaksa keponakannya sendiri WA (12), pelajar kelas 6 SD.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (2/9/2022) sekira pukul 23.00 Wib di rumah kakek korban.

Sedangkan pelaku dibekuk, oleh Unit PPA d Satreskrim Polres Mura dan anggota Polsek Terawas, pada Senin (5/9/2022) sekitar pukul 17.00 WIB, di rumah kakek korban dan tersangka.

Kapolres Musi Rawas AKBP Achmad Gusti Hartono melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmat Hidayat mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di rumah kakek pelaku dan korban.

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Saat itu, Jumat (2/9/2022) sekira pukul 23.00 Wib, pelaku sedang menonton film video tak senonoh melalui ponsel miliknya di dalam kamar. Usai nonton video tak senonoh itu, pelaku tidak dapat menahan hawa nafsunya dan pergi masuk ke kamar korban.

"Saat pelaku datang, korban sedang tidur di kamarnya. Kemudian pelaku langsung menutup mulut korban dengan tangan kanannya dan melakukan perbuatan asusila, merudapaksa korban," jelas Kasat.

Akibat kejadian tersebut lanjut Kasat, korban menangis dan kesakitan. Sedangkan pelaku meninggalkan korban dan pergi kembali ke kamarnya. Selanjutnya korban menceritakannya kejadian tersebut kepada ibunya.

"Akibat kejadian itu korban merasa trauma dan kesakitan. Saat ini, korban masih dilakukan perawatan medis di rumah sakit," ucap Kasat.

Lebih lanjut Kasat menjelaskan, selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti terkait dengan perbuatan rudapaksa tersebut.

"Akibat kejadian tersebut, pelaku dikenakan pasal 81 UU RI No.17 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU RI No.23 tahun 2002, tentang perlindungan anak," tutupnya.

Update COVID-19 07 September 2022.
Update COVID-19 07 September 2022. (https://covid19.go.id/)

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved