Breaking News:

Berita Crime

Kasus Pencurian Sepeda Motor Terjadi di Kota Palembang, Ini Pesan Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi

Kasus pencurian sepeda motor Honda Beat kerap kali terjadi dalam wilayah Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/diw
Tim dari identifikasi, SPKT Polrestabes Palembang, melakukan olah TKP, sepeda motor Honda Beat nopol BG 5311 ADH Tahun 2020 yang terparkir di teras rumah milik Oktariandi Oktariandi (37) warga Jalan Sekanak RT 3 Kelurahan 22 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang, Minggu (4/9/2022), pukul 02.22, yang dicuri orang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kasus pencurian sepeda motor Honda Beat kerap kali terjadi dalam wilayah Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Seperti yang terjadi baru-baru ini sepeda motor milik Oktariandi (37) warga Jalan Sekanak RT 3 Kelurahan 22 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang, Minggu (4/9/2022), pukul 02.22, dengan cepat dibawa kabur oleh pelaku pencuri. 

Sepeda Motor merek Honda Beat Nomor polisi (nopol) BG 5311 ADH Tahun 2020 seharga Rp 19 juta yang terparkir di teras rumah raib dibawa kabur pencuri, walaupun dalam keadaan terkunci stang plus gembok.

Setelah dipastikan kendaraan Honda Beat hilang, lalu Oktariandi melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

"Sebelum motor saya hilang, malamnya sekitar jam 20.00, sehabis pulang dari kerja memarkirkan motor dengan kondisi terkunci stang dan ditambah kunci pengaman," kata Oktariandi dihadapan tim SPKT Polrestabes Palembang.

Dibeberkan Oktariandi, ketika melihat motor yang di parkir dihalaman rumah sekira pukul 04.00 tak ada lagi, lalu berusaha mencari disekeling rumah dan tetangga.

"Saya berusaha mencari motor disekitar rumah dan rumah tetangga di wilayah tempat tinggal namun tidak ditemukan," ungkapnya berharap pihak polisi bisa mengungkap kasus pencurian motor yang menimpa dirinya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi membenarkan adanya laporan dari korban pencurian sepeda motor.

"Laporannya sudah diterima di SPKT, dan anggota piket SPKT, Reskrim, Identifikasi sudah melakukan olah TKP. Kasusnya saat ini masih dalam proses penyidikan Sat Reskrim," tandas Kompol Tri Wahyudi terus mengingatkan agar masyarakat Kota Palembang dan sekitar tetap waspada. (diw)

 

 

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved