Berita Crime

Nongkrong Larut Malam di Pelataran Masjid Agung, Andika Dihampiri Jambret, Barang ini yang Diambil

Sedang duduk bersama temannya, Yongki Andika Saputra (17) warga Rusun Blok 4 Kelurahan 23 Ilir Kecamatan IB I Palembang menjadi korban penjambretan

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/diw
Tim SPKT dan identifikasi Polrestabes Palembang melakukan ulah tempat kejadian perkara pasca aksi penjambretan di areal Masjid Agung Kota Palembang, Minggu (4/9/2022) pukul 23.05 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -  Sedang duduk bersama temannya, Yongki Andika Saputra (17) warga Rusun Blok 4 Kelurahan 23 Ilir Kecamatan IB I Palembang menjadi korban penjambretan. 

Peristiwa ini terjadi di depan pelataran gerbang Masjid Agung Kecamatan IT I Kota Palembang, Minggu (4/9/2022) pukul 23.05.

Atas kejadian itu korban harus kehilangan ponsel merek Redmi 9A, dan  korban akhirnya melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polrestabes Palembang. 

Tim SPKT dan identifikasi Polrestabes Palembang
Tim SPKT dan identifikasi Polrestabes Palembang melakukan olah tempat kejadian perkara pasca aksi penjambretan di areal Masjid Agung Kota Palembang, Minggu (4/9/2022) pukul 23.05

Menurutnya kejadian itu berawal saat ia bersama temannya Mgs Tuan Agung (17) sedang duduk pinggiran gerbang Masjid Agung Palembang, Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian tiba-tiba datang dua orang tidak dikenal menggunakan motor berboncengan.

"Yang di bagian penumpangnya itu turun, langsung mengambil paksa ponsel saya dan dia langsung kabur bersama temannya menggunakan motor," ujarnya, Senin (5/9/2022).

Akibat kejadian tersebut ia melapor ke SPKT Polrestabes Palembang dengan harapan pelaku dapat tertangkap. "Saya harapkan pelaku dapat tertangkap, dengan laporan yang saya buat ini," katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi membenarkan, bahwa adanya kejadian penjambretan tersebut.

"Korban sudah membuat laporan polisi di SPKT dan telah diterima dengan dilakukan olah TKP, selanjutnya laporan akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim," ungkap Kompol Tri Wahyudi.

Kompol Tri Wahyudi mengingatkan, bagi masyarakat maupun anak muda yang hobby nongkrong jangan sampai berlarut malam dan menonjolkan perhiasan maupun barang berharga di pinggir jalan.

"Saya ingatkan jangan sampai memberikan kesempatan orang untuk melakukan tindakan kriminal hanya gara-gara melihat barang berharga. Begitu juga bagi perempuan agar mengenakan pakaian jangan terlalu membukakan aurat yang membuat orang berpikir lain," tandas Kompol Tri Wahyudi. (diw)

 

 

 


 

 

 

 

Sumber:
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved