Berita OKI

Gara-gara Hendak Nonton Film Upin Ipin, Balita 4 Tahun Menjadi Korban Asusila Tetangga

Seorang balita berusia 4 tahun di Kecamatan Lempuing Jaya kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi korban senono

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Ts Winando
Satuan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Mapolres Ogan Komering Ilir dipimpin Ipda Aryuni Aulia Sumarling  melakukan giat ungkap kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, Senin (5/9/2022) siang. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Seorang balita berusia 4 tahun di Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten OKI (Ogan Komering Ilir) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi korban tak senono oleh tetangganya sendiri.

Lantaran, saat itu korban sebut saja bernama TA berniat ingin menumpang nonton film Upin Ipin di rumah tersangka yang tak jauh dari rumahnya.

Ketika masuk dan menghadap televisi dengan film Upin Ipin, tiba-tiba tersangka justru mencuri kesempatan dengan tega melakukan hal tak senono terhadap TA yang masih tetangganya tersangka sendiri itu, dengan cara memeluk dan memasukan jemari tangan kebagian sensitif TA, hingga meradang karena luka lecet.

Kasat Reskrim Polres OKI AKP Jatrat Tunggal melalui Kanit PPA Ipda Aryuni Aulia Sumarling mengatakan, tersangka diamankan karena telah melakukan sesuatu tak senono terhadap anak dibawah umur, Sabtu (6/8/2022) lalu.

"Dimana korban berinisial TA (4 tahun) juga masih tetangga dari tersangka berinisial DN (39 tahun)," ujar Ipda Aryuni Aulia Sumarling saat dikonfirmasi, Senin (5/9/2022).

Dijelaskan kronologi kejadian saat korban datang ke rumah tersangka untuk menonton televisi acara upin dan ipin di dalam rumah.

"Saat tersangka melihat korban sedang menonton televisi dan mendekati serta memegang dan mencubit pipi korban karena gemas dengan korban," ujarnya.

Selanjutnya, tersangka yang menarik mundur tubuh korban dari tempat televisi dengan cara memeluk perut korban menggunakan kedua tangannya.

"Disaat itu korban duduk di depan tersangka dan melebarkan kedua kaki dan kemudian memasukkan tanganya ke dalam celana korban," kata Kanit yang menirukan pengakuan tersangka.

Masih kata Kanit PPA, perbuatan tersangka membuat korban mengalami luka lecet pada bagian sensitifnya dan trauma serta takut apabila mendengar suara maupun melihat tersangka," ungkap Ipda Aryuni Aulia Sumarling.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved