Berita Prabumulih

Dua Pelaku Bongkar Toko di Prabumulih Diringkus Tim Elang Muara Polsek Cambai

"Kami saat itu hanya berhasil ambil handphone, ratusan kartu perdana dan rokok, barang kami jual dan hasil kami bagi rata," kata pelaku.

Editor: Ahmad Farozi
Dok Polsek Cambai Polres Prabumulih
Efriyanto dan Ilham, dua pelaku bongkar toko di Cambai kota Prabumulih diringkus tim Elang Muara Polsek Cambai, Senin (5/9/2022). 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Tim Elang Muara Polsek Cambai kota Prabumulih berhasil meringkus dua pelaku bongkar toko dikawasan Jalan Sungai Medang RT 01 RW 07 Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai kota Prabumulih.

Dua pelaku tersebut yakni Efriyanto (18) dan Ilham (18), keduanya merupakan warga Jalan Kelekar nomor 69 RT 04 RW 01 Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai kota Prabumulih.

Dari tangan dua pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa 1 Handphone Vivi, kartu perdana Exis dan rokok berbagai merk.

Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi melalui Kapolsek Cambai Iptu Wanianto disampingi Kanit Reskrim Aiptu Nendri membenarkan penangkapan tersangka pencuri toko tersebut.

"Diringkusnya dua pelaku ini bermula dari laporan Ermadi, warga Sungai Medang. Dalam laporannya korban mengaku tokonya dibobol maling," ungkap Nendri, Senin (5/9/2022)

Mendapat laporan itu kata Nendri, pihaknya langsung ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan. Diduga pelaku masuk toko dengan cara meregangkan terali besi jendela toko.

Setelah itu pelaku masuk melalui celah terali dan mengambil sejumlah barang berharga.

"Mendapat laporan ini kami langsung melakukan penyelidikan dan mengetahui dua pelaku yakni Efriyanto dan Ilham," katanya.

Dikatakan, setelah identitas pelaku diketahui, tim Elang Muara Polsek Cambai langsung bergerak ke rumah Efriyanto dan meringkus bujangan itu.

"Pelaku dibantu pelaku lain yakni Ilham dalam membantu menjualkan hasil kejahatan serta menikmatinya. Lalu kita amankan Ilham yang saat itu berada di desa Petanang Kecamatan Lembak Kabupaten Muaraenim," ungkapnya.

Atas perbuatannya melakukan pencurian itu, dua pelaku akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.

Tersangka Efriyanto mengakui perbuatannya melakukan pencurian toko dengan cara mencongkel terali dan merenggangkannya lalu masuk.

"Kami saat itu hanya berhasil ambil handphone, ratusan kartu perdana dan rokok, barang kami jual dan hasil kami bagi rata," katanya. (edison/ts)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved