Berita OKUS

Buron 5 Tahun, Perampok Disertai Rudapaksa di Pulau Beringin OKU Selatan ini Akhirnya Tertangkap

"Saya hanya membacok, tidak ikut melakukan (rudapaksa-red)," pengakuan tersangka Edi, saat press release, di Mapolres OKU Selatan, Senin (5/9/2022).

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Ahmad Farozi
alan nopriansyah/sripoku.com
Edi Kurniawan, pelaku perampok disertai rudapaksa yang sudah lima tahun buron berhasil diringkus kepolisian Satreskrim Polres OKU Selatan. Tersangka dihadirkan saat press release di Mapolres OKUS, Senin (5/9/2022). 

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Setelah lima tahun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kasus perampokan disertai aksi rudapaksa pada 12 September 2017 silam, Edi Kurniawan kini ditangkap polisi.

Dua rekannya, Misran (21) dan Kurniawi (26) sudah lebih dulu ditangkap, tak lama setelah merampok di Desa Kemu Ulu Kecamatan Pulau Beringin Kabupaten OKU Selatan dan sudah dihukum penjara.

Tersangka Edi Kurniawan ditangkap anggota Satreskrim Polres OKU Selatan, saat pulang ke kampung di sebuah pondok wilayah Pematang Ribangan Desa Kemu Ulu Kecamatan Pulau Beringin, Jumat (2/9/2022).

Dari pengakuan tersangka Edi, dalam perampokan tersebut ikut melakukan pembacokan terhadap korban. Sementara rudapaksa terhadap korban dilakukan oleh kedua rekannya.

"Saya hanya membacok, tidak ikut melakukan (rudapaksa-red)," pengakuan tersangka Edi, saat press release, di Mapolres OKU Selatan, Senin (5/9/2022).

Kapolres OKU Selatan AKBP Indra Arya Yudha didampingi Kasatreskrim AKP Acep Yuli Sahara mengungkapkan kronologis kejadian saat saat press release tersebut.

"Ya, tersangka DPO, tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang disertai pemerkosaan. Saat itu para pelaku masuk kerumah korban barang-barang diambil, istri korban diperkosa," ujar Kapolres.

Dikatakan, korban para pelaku adalah pasangan suami isteri, yang tinggal disebuah pondok Desa Kemu Ulu Kecamatan Pulau Beringin Kabupaten OKU Selatan.

Saat kejadian, korban (suami) dibacok oleh pelaku bersama teman-temannya dan mengalami luka parah. Sedangkan isteri korban kata kapolres, mengalami luka secara psikis. Dalam perampokan tersebut, korban kehilangan satu unit handphone.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 365 ayat (1) ke (4) dan (5) tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved