Petani Pagar Alam: BBM Naik Kami Makin Kesulitan, Biaya Angkut Hasil Panen Pasti Naik

Pasca harga BBM naik bersubsidi yaitu Pertalite dan Solar akan berdampak dengan masyarakat kalangan bawah terutama para petani di Kota Pagar Alam.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: adi kurniawan
sripoku.com/wawan
Petani sayur di Pagar Alam ketika sedang berada di kebun mereka. 

SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM - Pasca harga BBM naik bersubsidi yaitu Pertalite dan Solar akan banyak berdampak dengan masyarakat kalangan bawah terutama para petani di Kota Pagar Alam.

Pasalnya dengan harga BBM naik tersebut akan membuat biaya angkut hasil panen juga akan mengalami kenaikkan, hal ini akan menambah biaya modal para petani saat musim panen tiba.

Kesulitan petani sayur di Pagar Alam semakin bertambah dengan naiknya BBM, padahal sebelumnya petani sudah kesusahan dengan naiknya harga pupuk dan pestisida sejak beberapa bulan terakhir.

Sedangkan harga komuditi sayur masih fluktiatif atau naik turun.

Sadam (35) salah seorang petani sayur di Pagar Alam mengatakan, jika sebelumnya petani sudah kesusahan dengan naikknya harga pupuk yang hampir tidak sesuai dengan harga jual hasil panen petani.

"Kami petani sayur ini akan sangat berdampak dengan naikknya BBM ini pak. Karena biaya angkut akan ikut naik. Sebelum harga pupuk dan racun sudah naik jadi tambah susah kami pak," ujarnya.

Namun sayangnya sampai saat ini harga komoditi sayur masih tidak stabil malah cendrung sering anjlok.

"Jika biaya angkut sudah tidak sesuai dengan harga jual biasanya kami tidak akan memanen hasil tanaman kami, karena jangankan untung kami bisa lebih banyak merugi," katanya.

Petani lainnya, Sahrial (41) menambahkan jika kenaikkan BBM ini juga akan mempengatuhi harga kebutuhan pokok. Kondisi ini juga akan mempersulit masyarakat kalangan bawah yang penghasilan rendah.

"Bahan pokok pasti akan naik, jadi biaya untuk mencukupi kebutuan sehari-hari juga akan bertambah, tapi penghasilan kami tidak ikut bertambah dengan harga yang sering anjlok," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved