Berita Pali

Kembali Kuasai Lahan Sawit, Pemkab PALI Bakal Hibahkan Bangun Pusat Pendidikan

Lahan perkebunan kelapa sawit yang berada di Bilangan Simpang Raja Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir

Penulis: Reigan Riangga | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/cr2
Tampak para pekerja sedang menaikan buah sawit ke dalam bak truk yang berada di tengah-tengah perkebunan seluas 401 hektar lahan kelapa sawit di Bilangan Simpang Raja Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI yang masih dikuasai Kabupaten Muara Enim, Minggu (4/9/2022). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan 

SRIPOKU.COM, PALI - Lahan perkebunan kelapa sawit yang berada di Bilangan Simpang Raja Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang saat ini masih dikuasai Kabupaten Muara Enim dalam waktu dekat bakal diserahkan serah terima aset.

Lahan seluas 401 hektar yang saat ini terdapat perkebunan kelapa sawit dikelola PT Pemdas Agro Citra Buana pada akhir tahun ini seluruh asetnya diserahkan ke Kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan. 

Penyerahan aset dan lahan yang berada tidak jauh dari pusat ibukota Kabupaten PALI itu sudah sesuai Undang-Undang No 7 tahun 2013 tentang pembentukan Kabupaten PALI yang seharusnya aset itu sudah lama dikembalikan ke PALI oleh Kabupaten Muaraenim. 

"Akhir tahun ini, lahan perkebunan kelapa sawit yang dikelola PT Pemdas Agro Citra Buana akan diserahkan ke PALI," ungkap Bupati PALI, Dr Ir H Heri Amalindo MM, Minggu (4/9/2022)

Setelah diserahkan ke PALI, Bupati menginginkan lahan tersebut bisa bermanfaat untuk masyarakat  salah satu wacananya diperuntukkan pusat pendidikan. 

"Kami hibahkan lahan itu seluas 100 hektar untuk dibangun perguruan tinggi yang mudah-mudahan bisa bekerjasama dengan Ketua Umum ICMI dan IPB," Jelas pria yang juga Ketua ICMI Orwil Sumsel.

"Nantinya, diatas lahan 100 hektar itu menjadi pusat pendidikan bagi masyarakat PALI," tukas Heri Amalindo

Dengan bekerja sama antara Pemkab PALI, ICMI dan IPB, Bupati berharap kabupaten yang baru memasuki usia 9 tahun itu mempunyai pusat pendidikan dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) handal, berkualitas dan mampu bersaing. 

"Nantinya masyarakat PALI tidak lagi harus jauh-jauh untuk menimba ilmu apabila pusat pendidikan sudah dibangun di Kabupaten PALI," tutur Heri Amalindo.

"Harapan kami akan tumbuh banyak SDM dari kabupaten PALI yang mampu bersaing dan menjadi leader-leader handal," tandas Heri Amalindo. (cr2)

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved