Breaking News:

Berita Musirawas

SIMULASI : Toke Sawit di Musi Rawas Dirampok, Uang Rp 1 Miliar Berhasil Dibawa Pelaku

Kejadian pencurian dengan kekerasan (Curas) terjadi pada Rabu (31/8/2022) di Desa Lubuk Tua Kecamatan Muara Kelingi.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Yandi Triansyah
Dokumen Polres Musi Rawas
Simulasi penangkapan terduga perampokan terhadap pengusaha sawit dengan kerugian Rp1 miliar, Rabu (31/8/2022) di Mapolres Mura 

SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS - Pada Rabu (31/8/2022) pagi, suasana di Mapolres Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), tegang dan mencekam.

Pasalnya, ada dua terduga pelaku perampokan Rp 1 miliar bersenjata api melarikan diri ke Mapolres Mura.

Sebelum berhasil diamankan, sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara Tim Landak Satreskrim Polres Mura, hingga akhirnya kendaraan terduga pelaku berhasil dihentikan.

Tak sampai disitu, sebelum diamankan, kedua pelaku sempat melakukan perlawanan. Namun pelaku yang kalah jumlah, akhirnya mampu dilumpuhkan.

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan baik pada badan maupun kendaraan pelaku.

Alhasil, petugas mengamankan satu unit senjata api Laras pendek dan satu unit senjata tajam (sajam) serta satu tas berisikan uang tunai.

"Kejadian pencurian dengan kekerasan (Curas) terjadi pada Rabu (31/8/2022) di Desa Lubuk Tua Kecamatan Muara Kelingi. Korbannya adalah seorang pengusaha sawit bernama H Budi dengan kerugian senilai Rp1 miliar," kata Kapolres Mura, AKBP Achmad Gusti Hartono melalui Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmad Hidayat.

Tak lama, Tim Landak Satreskrim mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Tua.

Dari informasi itu diterima tentang ciri-ciri kendaraan pelaku, yakni menggunakan mobil jenis Avanza/Xenia warna silver dengan sesi nomor polisi GB. Pelaku berjumlah dua orang.

Terus lanjut Kasat, kendaraan pelaku ada lecet di bagian pintu sebelah kiri dan sepion tidak ada tutupnya serta kendaraan pelaku mengarah ke Kota Lubuklinggau.


Mendapat informasi tersebut, tim langsung melakukan pengejaran.

"Disaat diperjalanan, tim bertemu dengan kendaraan yang sama ciri-ciri yang sama dengan keterangan Bhabinkamtibmas. Lalu tim landak melakukan penindakan," jelas Kasat.

Dalam penangkapan terduga pelaku perampokan tersebut, petugas menggunakan dua kendaraan roda empat.
Dimana mobil pertama bertugas menghentikan kendaraan terduga pelaku dan mengamankan situasi lapangan saat penindakan.

"Kendaraan kedua bertugas melakukan penindakan terhadap terduga pelaku yang berada di mobil dan melakukan pengeledahan mobil pelaku," ungkap Kasat.

Sebelum penangkapan, Kanit Pidum lebih dulu memberikan peringatan terhadap pengendara mobil untuk mematikan kendaraan dan membuang kunci di luar mobil.

Kemudian petugas melakukan penindakan kepada para pelaku.

Lebih lanjut Kasat menjelaskan, setelah diduga pelaku berhasil diamankan, petugas melakukan pengeledahan terhadap mobil pelaku, dan ditemukan barang bukti berupa, satu tas berisikan uang tunai, satu unit sajam dan satu unit senpi laras pendek.

"Iya, itu semua adalah simulasi peningkatan kemampuan fungsi teknis Reskrim tentang penangkapan tersangka perampokan menggunakan kendaraan roda empat (Mobil), oleh Tim Landak Satreskrim Polres Polres Mura," tutupnya. (Eko Mustiawan/CR41)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved