Berita Palembang

Retail Kota Palembang Terapkan Kantong Plastik Berbayar, Ini Tanggapan Warga dan Pengamat Ekonomi

Beberapa usaha ritel Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), telah menerapkan kantong berbayar.

Penulis: Chairul Nisyah | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/cr34
Salah satu konsumen saat berebalanja menggunakan kantong plastik berbayar, Rabu (31/8/2022). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Beberapa usaha ritel Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), telah menerapkan kantong berbayar.

Hal ini berkaitan dengan upaya pengurangan sampah plastik, namun kantong berbayar masih tetap terbuang apabila sudah terpakai.

Dari pantauan, ada beberapa ritel Kota Palembang yang menerapkan kantong berbayar mulai dari harga Rp 200- 500 per kantong.

Pengamat Ekonomi Kota Palembang Yan Sulistyo
Pengamat Ekonomi Kota Palembang Yan Sulistyo, Rabu (31/8/2022)

Terkait kebijakan perusahaan ritel Kota Palembang, menerapkan kantong berbayar ada pro kontra dengan warga ada yang sependapat dan ada yang tidak sesuai dengan kondisi sekarang ini pasca pandemi covid-19.

Seperti tanggapan Rozandi warga Palembang, cukup keberatan dengan adanya kantong berbayar dan prihatin dengan keadaan sekarang ini.

"Karena kantong itu kan memang harus disiapkan oleh penjual. Bagaimana kalau kita belanja di pasar tradisional, mereka yang untung pas-pasan saja mau memberi plastik gratis, masak sekelas ritel harus hitung-hitungan," tegas Rozandi.

Adanya kebijakan perusahaan ritel mengenai kantong berbayar harus diperhatikan pemerintah, karena ini jelas membebani masyarakat tanpa disadari.

Sedangkan, terkait kantong berbayar Pengamat Ekonomi Kota Palembang Yan Sulistyo mengatakan, hal tersebut tepat untuk dilakukan.

Dibeberkan Ran Sulistyo, jika melihat secara global, dan negara-negara maju di dunia telah menerapkan kantong berbayar sejak berapa tahun belakangan.

"Dan benar saja, tujuannya untuk mengurangi sampah plastik," ujar Yan saat dikonfirmasi Sripoku.com, Rabu (31/8/2022).

Yan menjelaskan jika setiap perusahaan ritel telah mengeluarkan modal untuk menyediakan kantor plastik bagi konsumennya.

Namun langkah menjadikan kantong plastik berbayar, juga langkah tepat agar masyarakat mau lebih peduli dengan penggunaan kantong plastik tersebut.

"Artinya, petugas ritel harus memberitahukan pada konsumennya jika menggunakan plastik berbayar. Agar konsumen tidak merasa ditipu," jelas Yan Sulistyo.

Selain itu, Yan Sulistyo mengingatkan masyarakat selaku konsumen untuk lebih teliti terkait hal tersebut.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved