Berita Palembang

Begini Cara Pakai Motor Matik di Tanjakan dan Turunan, Tips Cari Aman Naik Kendaraan

Berkendara di jalanan dengan mengendarai sepeda motor matik di posisi tanjakan terjal ataupun turunan curam kerap mendapat perhatian istimewa

Tayang:
Penulis: Zaini | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/handout Astra Motor Sumsel
Kondisi berkendara sepeda motor matic ketika di jalanan yang benar, Rabu (31/8/2022). 

SRIPOKU. COM PALEMBANG - Berkendara di jalanan dengan mengendarai sepeda motor matik di posisi tanjakan terjal ataupun turunan curam kerap mendapat perhatian istimewa.

Melewati kedua jalur jalan ini, tentu yang belum terbiasa membawa sepeda motor matik, tentunya dituntut untuk meningkatkan kewaspadaan juga keterampilan dan kesabaran.

Pada dasarnya, berkendara menggunakan sepeda motor matik berbeda dengan sepeda motor menggunakan kopling sepeda motor tipe sport atau bebek (cub), yakni ketika melewati jalan turunan yang bisa memanfaatkan engine brake dengan memposisikan gigi 1 untuk membantu mengurangi kecepatan, Rabu (31/8/2022).

Kondisi berkendara sepeda motor matic yang benar, Rabu (31/8/2022).
Kondisi berkendara sepeda motor matic ketika di jalanan yang benar, Rabu (31/8/2022).

Namun seperti apa jika menggunakan sepeda motor matik dengan perpindahan transmisi secara otomatis?

Tomy Haryanto selaku Community & Safety Riding Supervisor Astra Motor Sumsel mengatakan, sangat penting bagi pengendara bermotor untuk memahami cara berkendara yang baik dan benar demi terciptanya keselamatan dalam berkendara.

“Dengan memahami cara berkendara yang baik dan benar tentunya akan tercipta rasa aman saat berkendara. Penting bagi pengendara bermotor mengetahui teknik berkendara misalnya saat menghadapi tanjakan dan turunan” ungkap Tomy Haryanto.

Berikut tips #Cari_Aman dalam menggunakan sepeda motor matic ketika berada pada jalur tanjakan dan turunan : 

1. Lakukan pengecekan dan pemeriksaan pada kendaraan yang digunakan.

Untuk menjaga performa kendaraan dan mengurangi potensi terjadinya insiden dari faktor kendaraan, lakukanlah pemeriksaan pada kendaraan yang digunakan mulai dari bahan bakar, oli, rantai, ban, kopling, rem, dan perangkat lainnya.

2. Kenali kondisi rute yang akan dilalui.

Pastikan kita mengetahui rute atau kondisi jalan agar kita dapat diantisipasi terlebih dahulu berbagai macam jalur yang akan dilewati.

Pengendara sepeda motor dapat mengatur jadwal dan rute perjalanan untuk menghemat jarak, waktu, tenaga serta menghindari kemacetan.

3. Memasuki jalur yang menanjak.          

Pada saat akan memasuki jalan menanjak, sebaiknya mengambil jarak yang cukup agar akselerasi sepeda motor dapat melewati tanjakan.

Turunkan kecepatan secara bertahap ketika mendekati puncak atau jalan datar. 

Sebelum memasuki jalan menanjak manfaatkan akselerasi atau momentum dengan menambah gas jauh sebelum jalan menanjak dengan memperhatikan kondisi jalan, kurangi kecepatan ketika mendekati ujung tanjakan dengan tetap memperhatikan kecepatan saat menanjak sebelumnya guna mencegah terlepasnya roda depan ketika mencapai ujung tanjakan.

4. Memasuki jalan menurun.

Sebaiknya kurangi kecepatan jauh sebelum memasuki jalan menurun yaitu dengan menurunkan gas dan pertahankan kecepatan sepeda motor dengan menggunakan rem depan/belakang.

Bila dirasakan pengereman kurang optimal, berhentilah atau menepi sejenak ketika melewati jalan turunan dengan rute yang panjang untuk mendinginkan rem depan dan belakang. 

5. Postur berkendara yang tepat.

Saat berkendara di jalur tanjakan posisikan badan condong ke depan agar roda depan mendapatkan grip (cengkraman) yang kuat terhadap permukaan jalan, demikian pula pada saat berkendara jalur turunan, posisikan postur badan condong ke belakang. 

6. Berhenti di tanjakan.

Ketika harus berhenti di tanjakan, komposisi rem belakang sebaiknya lebih berguna untuk menahan gaya dorong kendaraan ke belakang.

Hindari posisi di belakang kendaraan berukuran besar, seperti truk dan bus namun bila terpaksa harus berada di belakang kendaraan besar ambilah posisi di sebelah kiri atau mengambil posisi paling aman di belakangnya.

Dalam kondisi apapun setiap pengguna jalan sebaiknya mengetahui teknik berkendara termasuk di tanjakan dan turunan, hal ini diperlukan guna menjaga keselamatan pengendara dan sekitar serta dapat menerapkan etika #Cari_Aman dalam berkendara. (rel/jack)

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved