Berita Selebriti

SENTIL Pesulap Merah dan Dukun Se-Indonesia, Farhat Abbas Beri Peringatan Tegas: Gak Usah!

Perseteruan antara Pesulap Merah dan Persatuan Dukun Se-Indonesia (PDSI) mendapat sorotan dari Farhat Abbas. 

Tayang:
Penulis: Monalia Aninda Aryani | Editor: Fadhila Rahma
Kolase Sripoku.com
Sentil Pesulap Merah dan Dukun Se-Indonesia, Farhat Abbas Beri Peringatan Tegas 

SRIPOKU.COM - Berikut sentilan Farhat Abbas untuk Pesulap Merah dan para dukun Se-Indonesia. 

Perseteruan antara Pesulap Merah dan Persatuan Dukun Se-Indonesia (PDSI) mendapat sorotan dari Farhat Abbas

Farhat Abbas yang selama ini diam dengan perseteruan Pesulap Merah dan para dukun ini, akhirnya angkat bicara. 

Baca juga: Bela Pencuri Coklat Alfamart, Farhat Abbas Banjir Hujatan hingga Dituding Cari Sensasi: Sepi Job?

Diketahui perseteruan antara Pesulap Merah dan para dukun ini makin memanas. 

Para dukun yang merasa dirugikan akhirnya melaporkan tindakan Pesulap Merah tersebut ke polisi. 

Perseteruan ini makin memanas usai banyak pihak yang ikut campur. 

Melihat perseteruan antara Pesulap Merah dan para dukun makin memanas, Farhat Abbas pun memberikan sentilannya. 

Dalam unggahan insta story akun Instagram pribadinya, Farhat Abbas memberi peringatan untuk netizen tidak menonton lagi perseteruan antara Pesulap Merah dan para dukun. 

"Pengumuman! Dukun-dukun dan pesulap warna warni gak usah ditonton!," tulis Farhat Abbas

Kemudian mantan suami Nia Daniaty itu menuliskan jika apa yang dilakukan Pesulap Merah dan para dukun tersebut adalah kegiatan yang menyekutukan tuhan. 

"Sudah jelas dalam islam mereka yang menyekutukan tuhan dengan permainan dan tipu muslihat serta menduakan tuhan itu musyrik!," lanjut Farhat Abbas

Ia pun menuliskan tempat yang tepat untuk Pesulap Merah dan dukun bukan di atas panggung. 

"Tempatnya bukan dipanggung tapi neraka. salam pandai!," tegas Farhat Abbas.

Unggahan Farhat Abbas yang sentil Pesulap Merah dan para dukun
Unggahan Farhat Abbas yang sentil Pesulap Merah dan para dukun (Instagram)

Baca juga: Farhat Abbas Sentil pemilik Alfamart yang Bela Pegawai, Pertanyakan Alasan Masuk TV: Iklan Gratis Ya

Diketahui, kehadiran Pesulap Merah tuai sorotan dari publik.

Bongkar berbagi trik pesulap lain, Pesulap Merah banyak makan pro dan kontra.

Tak sedikit orang yang mendukung, namun ada pula yang dibuat terganggu dengan kehadiran Pesulap Merah.

Bermula dari perseteruannya dengan Gus Samsudin, sosok Pesulap Merah dikenal luas netizen.

Pesulap Merah juga mendapatkan kepoparitasan atas sikapnya yang bongkar habis kebohongan pesulap lain.

Namun meski kini tenar, Pesulap Merah gigit jari bakal berurusan dengan polisi.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Yandri Irsan, mengungkapkan temuan soal pelaporan Persatuan Dukun se-Indoensia kepada Pesulap Merah.

Pasalnya, para dukun merasa tersudutkan dan terganggu karena disebut tukang tipu.

Kemunculan Pesulap Merah juga disebut memutuskan rezeki orang.

Salah satu di antarnya yaitu laporan yang dilayangkan oleh Agustiar, perwakilan Persatuan Dukun se-Indoensia.

Pesulap Merah dilaporkan lantaran dianggap menyudutkan profesi dukun melalui berbagai kontennya di media sosial.

Agus pelapor Pesulap Merah dari Persatuan Dukun Se-Indonesia mengajak untuk memajukan Indonesia
Agus pelapor Pesulap Merah dari Persatuan Dukun Se-Indonesia mengajak untuk memajukan Indonesia (Kolase Sripoku.com)

Baca juga: Koar-koar Fitnah Pesulap Merah, Firdaus Oiwobo Kini Terjebak dalam Kebohongannya Sendiri: Oh Tidak

Dalam laporan ini, disebutkan juga bahwa para dukun menjadi kehilangan pelanggan akibat unggahan pesulap merah tersebut.

"Dalam beberapa hari ini mereka customer-nya berkurang karena konten-konten tersebut. Itu keterangan dari pelapor," ujarnya.

Kini, aparat Polres Metro Jakarta Selatan sedang mempelajari terkait laporan tersebut.

"Sementara kita lakukan lidik dulu ya. ITE ini perlu ada pendalaman yang berbeda. Kita akan pemeriksaan saksi-saksi dan ahli-ahli," tambahnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved