Airlangga Hartarto Klaim Prospek Ekonomi Semakin Optimis Didukung Kolaborasi Bersama Pengusaha

Airlangga Hartarto klaim prospek ekonomi Indonesia ke depannya semakin optimis, ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,44 persen

Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/Biro Klip Kemenko Perekonomian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto klaim prospek ekonomi Indonesia ke depannya semakin optimis, ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,44 persen (yoy) pada Kuartal II 2022. 

SRIPOKU.COM -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, prospek ekonomi Indonesia ke depannya semakin optimis, ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,44 persen (yoy) pada Kuartal II 2022.

Menurut Menko Airlangga Hartarto Kondisi tersebut ditunjang dari sisi konsumsi maupun investasi pada sisi konsumsi, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) dan penjualan ritel terus tumbuh.

Selain itu dikatakan Menko Airlangga Hartarto Prospek permintaan juga terus meningkat sehingga menjadi insentif bagi industri untuk meningkatkan produksi.

Peningkatan permintaan juga tercermin dari Purchasing Manager’s Index (PMI) yang terus berada di level ekspansif selama 11 bulan beruntun dan pada Juli 2022 tercatat senilai 51,3. Di saat yang sama, inflasi Indonesia relatif terkendali yakni sebesar 4,94 persen (yoy) pada Juli 2022.

Dari sektor eksternal ketahanan Indonesia juga tetap terjaga dan semakin solid meski di tengah tekanan ketidakpastian global. Hal ini terlihat dari Neraca Perdagangan Indonesia yang terus mencatatkan surplus selama 27 bulan berturut-turut.

Bahkan pada Januari-Juli 2022, surplus Indonesia telah mencapai USD29,1 miliar atau dua kali lipat surplus pada periode yang sama tahun lalu.

Pencapaian surplus perdagangan ini menjadi modal penting bagi terjaganya cadangan devisa dan stabilitas nilai tukar Rupiah.

Kualitas pertumbuhan ekonomi juga diiringi membaiknya tingkat kesejahteraan masyarakat, yang dapat dilihat dari terus menurunnya tingkat kemiskinan dari 10,19 persen di September 2020 menjadi 9,54 persen pada Maret 2022.

Demikian pula tingkat pengangguran menurun dari 7,1 persen di Agustus 2020 menjadi 5,8 persen di Februari 2022.

“Di 2022 ini, Pemerintah masih melanjutkan program PEN sebesar Rp455,6 triliun, dengan fokus pada penanganan kesehatan, pemberian bantuan sosial, dan mendukung kegiatan usaha sekaligus mempersiapkan strategi transisi aktivitas ekonomi dari pandemi ke endemi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Musyawarah Nasional I Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) Tahun 2022, di Jakarta, Kamis (25/08).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved