Profil Cevin Sugara Atlet Panjat Tebing Empat Lawang Berbakat Terbiasa Panjat Pohon Duku Raih Emas

Berdasarkan profil Cevin Sugara atlet panjat tebing Empat Lawang ini memiliki bakat alami di kampungnya terbiasa memanjat batang termasuk pohon duku

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Spiderman sang atlet panjat tebing asal Kabupaten Empat Lawang Cevin Sugara (tengah berdiri) peraih medali emas kategori speed klasik, dan perunggu kategori speed klasik beregu Popda Sumsel XVI 2022 di tower Panjat Tebing Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Kampus Bukit Besar Palembang, Kamis (25/8/2022). Turut berfoto peraih medali perunggu Andhika Ariandi ( SMP 2 Tebing Tinggi), Doby Marta (SMP N 1 Tebing Tinggi), Mu'ammar Akhda (Ketua Harian FPTI Empat Lawang) dan Pelatih Raka.  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Inilah profil Cevin Sugara atlet panjat tebing Empat Lawang yang meraih medali emas kategori speed klasik, dan perunggu kategori speed klasik beregu Popda Sumsel XVI 2022 di tower Panjat Tebing Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Kampus Bukit Besar Palembang, Kamis (25/8/2022). 

Berdasarkan profil Cevin Sugara atlet panjat tebing Empat Lawang ini dilahirkan di Tebing Tinggi Kabupaten Empatlawang Sumatera Selatan pada 7 Juli 2007 mengaku termotivasi menjadi juara lantara memiliki bakat alami di kampungnya yang terbiasa memanjat batang termasuk pohon duku. 

"Yakin punya bakat di situ, terbentuk dari alam. Sebelum ikut jadi atlet, lah hobi manjat pohon, termasuk duku di kebon," ungkapnya saat ditanya terkait profil Cevin Sugara atlet panjat tebing Empat Lawang didampingi Pelatihnya Raka dan Mu'ammar Akhda (Ketua Harian FPTI Empat Lawang). 

Turut menyumbangkan medali perunggu Andhika Ariandi (pelajar SMPN 2 Tebing Tinggi), Doby Marta (SMPN 1 Tebing Tinggi). 

Cevin Sugara yang tercatat sebagai siswa kelas X. 1 SMAN Tebing Tinggi mengaku tak menjadikan beban mengikuti Popda yang baru pertama kali diikutinya ini. 


"Ini baru sekali ikut Popda Sumsel XVI 2022 langsung dapat emas kategori speed klasik, dan perunggu kategori speed klasik beregu. Karena Pas Popda ini dak jadi target. Dapat emas itu di luar target," kata Cevin. 


Ia sebetulnya mengakui susah untuk mengalahkan atlet luar daerahnya karena mengingat keterbatasan fasilitas yang kurang memadai. Tapi karena tekad, keyakinan, usaha, doa yang kuat itu bisa menjadikannya juara. 


Anak sulung dari dua bersaudara buah kasih pasangan Jhon Irawan dan Merry ini mendapatkan medali emas ini setelah dari dua kali pemanjatan Cevin mencatat waktu terbaik total 14,040 detik.


Pemilik postur tinggi 164 cm dan berat badan 59 kg ternyata sebelumnya pada Porprov Sumsel 2021 di OKU Raya untuk kelompok umur berhasil. juga mengharumkan nama kontingen panjat tebing Kabupaten Empatlawang. Baru pertama ikut Porprov XIII langsung dapat emas kategori speed perorangan. 


Mulai ikut panjat tebing ini setelah Porprov Prabumulih 2019. Cevin mengaku awalnya diajak Raka pelatih yang Humas FPTI Empatlawang. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved