Kejari Geledah Kantor Bawaslu Prabumulih

2 Jam Geledah Bawaslu Sumsel, Kejari Prabumulih Amankan Sejumlah Dokumen Dugaan Korupsi Dana Hibah

Kejaksaan Negeri Prabumulih melalui tim penyidik pidsusnya melakukan penggeledahan di Kantor Bawaslu Provinsi Sumsel, Jakabaring, Selasa (23/8/2022).

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Chairul Nisyah
Kejaksaan Negeri Prabumulih melalui tim penyidik pidsusnya melakukan penggeledahan di Kantor Bawaslu Provinsi Sumsel, Jakabaring, Selasa (23/8/2022). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kejaksaan Negeri Prabumulih melalui tim penyidik pidsusnya melakukan penggeledahan di Kantor Bawaslu Provinsi Sumsel, Jakabaring, Selasa (23/8/2022).

Penggeldahan kantor Bawaslu Sumsel dilakukan oleh Kejari Prabumulih ini di back up oleh Kejaksaan Tinggi Sumsel.

Dalam penggeledahan di kantor Bawaslu Sumsel, pihak kejaksaan mengamankan sejumlah dokumen terkait dugaan korupsi pada pengelolaan dana hibah di Bawaslu Prabumulih tahun 2017 dan 2018 dengan nilai Rp 5,7 miliar.

Kasi Intel Kejari Prabumulih, Anjasra Karsa SH MH mengatakan jika penggeledahan dilakukan kurang lebih selama 2 jam.

"Dari penggeldahan kami mengamankan sejumlah dokumen dan beberapa data dari perangkat keras, yang nantinya akan langsung dibawa ke Kejari Prabumulih. Dokumen akan dipelajari guna mengungkap siapa dalang dari kasus ini," ujar Anjasra, Selasa (23/8/2022).

Sementara itu, Kajari Prabumulih Roy Riyadi SH MH mengatakan jika modus operandi dari perkara ini, sebagian besar kegiatan di Bawaslu Prabumulih di tahun 2017-2018 itu fiktif.

BREAKING NEWS : Kejari Prabumulih Geledah Kantor Bawaslu Prabumulih, Diduga Kasus Dana Hibah

"Dari tim penyidik saya dengar kegiatan di Bawaslu Prabumulih saat itu hampir sebagian besarnya kegiatan fiktif," ujar Roy.

Roy juga mengatakan sebelumnya, tim penyidik Pidsus Kejari Prabumulih melakukan penggeledahan di Kantor Bawaslu Prabumulih.

"Kemarin, Senin (22/8/2022) tim penyidik kami juga melakukan penggeledahan di Kantor Bawaslu Prabumulih. Ada sejumlah dokumen dan 15 stempel yang diduga palsu turut diamankan," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved