Kejari Geledah Kantor Bawaslu Prabumulih

Kejari Prabumulih 'Nanti Saatnya Tiba Kami Umumkan Siapa yang Bertanggung Jawab Atas Perkara Ini'

"Nanti pada saatnya tiba akan kami umumkan siapa-siapa yang paling bertanggungjawab atas perkara ini," tegas Kasi Intel Kejari Prabumulih.

Editor: Ahmad Farozi
edison/ts
Kasi Intel Kejari Prabumulih, Anjasra Karsa, didampingi Kasi Pidsus M Arsyad dan tim penyidik lainnya, usai menggeledah Kantor Bawaslu Prabumulih, Senin (22/8/2022) 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih menggeledah kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Prabumulih, Senin (22/8/2022).

Penggeledahan dilakukan terkait penyidikan terhadap perkara dugaan penyimpangan dana hibah Bawaslu tahun 2017 dan 2018.

Kasi Intel Kejari Prabumulih, Anjasra Karsa, didampingi Kasi Pidsus M Arsyad dan tim penyidik lainnya mengatakan, setelah penggeledahan pihaknya masih akan mendalami perkara tersebut.

Hal itu dikatakan Anjasra, saat disinggung apakah dalam waktu dekat akan menetapkan tersangkan terkait perkara tersebut, usai melakukan penggeledahan di Kantor Bawaslu Prabumulih, Senin (22/8/2022).

"Nanti pada saatnya tiba akan kami umumkan siapa-siapa yang paling bertanggungjawab atas perkara ini," tegasnya.

Ditanya mengenai kerugian negara disebabkan oleh perkara tersebut, Kasi Intel Kejari Prabumulih itu menjelaskan jika pihaknya akan berkoordinasi dengan BPKP untuk penghitungan berapa kerugian negara yang ditimbulkan.

"Kami akan berkoordinasi dengan BPKP sekali auditor menghitung kerugian negara," lanjutnya.

Hingga saat ini sendiri Tim Penyidik Kejari Prabumulih telah memeriksa sebanyak 10 orang saksi. Baik dari Bawaslu maupun pemerintah kota Prabumulih. "Ada 10 saksi sudah kita mintai keterangan hingga saat ini," katanya.

Pantauan di lapangan, Tim Penyidik Kejari Prabumulih mendatangi gedung Bawaslu Prabumulih sekitar pukul 10.20 menggunakan satu mobil.

Tim diterima Ketua Bawaslu Prabumulih, Herman Julaidi dan komisioner lainnya untuk memperlihatkan surat pengeledahan. Selanjutnya tim penyidik melakukan pemeriksaan di lantai II dan III gedung Bawaslu.

Penggeledahan dilakukan selama 2 jam lebih dan di rentang waktu tersebut tampak pegawai Bawaslu serta anggota tim penyidik kejaksaan beberapa kali keluar masuk gedung Bawaslu.

Tepat pada pukul 12.25 Tim penyidik keluar membawa sejumlah dokumen menggunakan kotak kardus dan stempel atau cap didalam plastik putih. (edison/ts)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved