Berita OKI

HUT RI ke-77, Sebanyak 30 Orang Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas 2 B Kayuagung Remisi Bebas

Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kayuagung sebanyak 844 orang memperoleh remisi

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Ts Winando
Mengenakan baju putih, sebanyak 30 Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas 2 B Kayuagung mendapatkan remisi bebas pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-77 tahun. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Dari total 1.106 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kayuagung sebanyak 844 orang memperoleh remisi.

Warga Binaan Pemasyarakatan berjumlah 30 orang diantaranya mendapatkan remisi langsung dibebaskan pada HUT RI ke-77 Tahun.

Dikatakan Kepala Lapas Kelas 2B Kayuagung Reza Meidiansyah Purnama AMd IP SH didampingi Kasubag Tata Usaha Quartholil menyebutkan, pemberian remisi diperuntukkan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan yang berkelakuan baik dan sudah menjalani tahanan minimal 6 bulan.

"Sejumlah tahanan yang menerima remisi pemotongan masa tahanannya berbeda-beda mulai dari paling singkat 1 bulan hingga yang paling lama 6 bulan," ujar Reza Meidiansyah Purnama, Rabu (17/8/2022) siang.

Dari jumlah tersebut, warga binaan yang menerima RU 1 atau yang masih menjalani sisa pidana sebanyak 814 orang. 

"Tindak pidana kriminal yang dominan mendapatkan remisi pengurangan masa tahanan ada 526 orang dan sisanya narkoba dan lain-lain," beber Reza Meidiansyah Purnama.

"Sedangkan 20 tahanan akan memperoleh RU 2 atau langsung bebas tepat di hari kemerdekaan ini. Namun 10 orang diantaranya masih akan menjalani subsider," imbuh Reza Meidiansyah Purnama.

Diharapkan dengan adanya pemberian remisi, mereka tetap berkelakuan baik selama menjalani habis masa tahanan.

"Selain itu juga dengan pemberian remisi tersebut diharapkan dapat berdampak pada pengurangan penghuni," tambah Quartholil.

Sedangkan bagi WBP yang mendapat remisi bebas diharapkan dapat diterima dimasyarakat dan jangan lagi mengulangi perbuatan yang sama.

"Terkhusus keluarga inti para WBP untuk melengkapi persyaratan, karena sekarang sudah dibuka tatap muka langsung secara terbatas. Karena saat ini masih situasi pandemi Covid-19, dihimbau keluarga untuk melengkapi vaksinnya, agar bisa dipertemukan secara langsung," tutup Quartholil.

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved