Berita OKI

Sempat Buron, Wanita Bersuami Diborgol Polisi Polres OKI, Mencuri Antingan Anak Dibawah Umur

Sempat Buron, Wanita Bersuami Diborgol Polisi Polres OKI, Mencuri Antingan Anak Dibawah Umur

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Ts Winando
Pasca buron selama 6 bulan pelaku Putri Ayu Dewi (27) warga Desa Rawang Besar Kecamatan Sp Padang Provinsi Sumsel, akhirnya dilakukan pemeriksaan oleh Unit PPA Polres Ogan Komering Ilir, Senin (15/8/2022). 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Meskipun sempat buron selama 6 bulan, akhirnya tersangka Putri Ayu Dewi (27) dibirgol polisi Polres OKI (Ogan Komering Ilir), lantaran melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap anak anak dibawah umur berinisial LB 5 tahun.

Tersangka Putri Ayu Dewi warga Desa Rawang Besar Kecamatan SP Padang Kabupaten OKI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini ditangkap polisi Polres OKI, karena mengambil anting-antingan yang dipakai oleh LB dengan berpura-pura minta tolong menemani buang air kecil. 

Kasat Reskrim Polres OKI AKP Jatrat Tunggal melalui Kanit PPA Ipda Aryuni Aulia Sumarling mengatakan, diamankannya tersangka karena telah melakukan pencurian dengan kekerasan (curas), Senin (14/2/2022) silam.

"Waktu itu korban berinisial LB berusia 5 tahun ini sedang bermain di depan rumahnya, tiba-tiba tersangka memanggil anak korban dengan perkataan Lala sini Lala aku ade besean (aku ada cerita)," kata Ipda Aryuni yang menirukan pengakuan tersangka, Senin (15/8/2022) siang.

Selanjutnya korban menghampirinya dan korban diajak oleh tersangka untuk meminta menemani buang air kecil.

"Setelah sampai di dalam kebun duku, lalu tersangka menggikat leher korban dengan menggunakan tali baju yang tersangka kenakan," ujar Ipda Aryuni.

Tak sampai disitu saja, mata korban juga ditutup mengunakan kedua tangan serta mencakar dibagian mata yang dalam keadaan ditutup kembali dengan mengunakan karung," tutur Kanit PPA Polres OKI.

Masih kata Kanit PPA, setelah itu tersangka menarik badan korban kedalam semak-semak dan posisi badan korban saat itu terguling, dan korban saat itu tak sadarkan diri. 

Setelah beberapa menit korban sadar dan memegang telinganya. Ternyata antingan dengan berat 4 suku yang dipakai sudah hilang.

"Sontak korban berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Datanglah Sabri dan korban di antar pulang ke rumahnya yang berada di Desa Rawang Besar," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved