Lahan Pembangunan Sekolah di OKI Belum Diganti Rugi, Ahli Waris H Jalil Ngadu ke Gubernur Sumsel

Kuasa hukum ahli waris H Jalil temui Gubernur Sumsel dan Dinas Pendidikan, terkait lahan pembangunan sekolah di OKI belum mendapatkan ganti rugi

Editor: adi kurniawan
Handout
Apriadi SH dan rekan-rekan yang menyampaikan surat perihal ganti rugi lahan untuk pembangunan sekolah di OKI ke Kantor Gubernur Sumsel di Jalan Kapten A Rivai Palembang, Jumat (12/8/2022) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terkait tindak lanjut penutupan akses jalan di Kota Kayu Agung Kabupaten OKI, Tim Kuasa Hukum ahli waris H Jalil melayangkan surat yang ditujukan kepada Gubernur Sumsel dan Dinas Pendidikan Sumsel.

"Kami selaku kuasa hukum dari ahli waris H Jalil sengaja datang ke Palembang untuk menyampaikan surat kepada Gubernur Sumsel dan Dinas Pendidikan Sumsel," ujar Apriadi SH, selaku kuasa hukum ahli waris H Jalil, seusai menyampaikan surat di Kantor Gubernur Sumsel Jalan Kapten A Rivai Palembang, Jumat (12/8/2022).

Dikatakan Apriadi SH, surat yang disampaikan kepada Gubernur Sumsel dan Dinas Pendidikan ini dikarenakan lahan pembangunan sekolah di OKI milik ahli waris H Jalil belum mendapatkan ganti rugi sebagaimana mestinya.

Padahal lahan sudah dipergunakan oleh pihak pemerintah setempat.

"Lahan milik klien kami ini luasnya 7 hektar dan untuk pembangunan sekolah, kita sudah melayangkan surat ke pemerintah setempat, namun belum ada tanggapan sama sekali," katanya.

"Sampai saat ini ahli waris H Jalil belum menerima ganti rugi dalam bentuk apapun," ujar Apriadi SH yang didampingi rekan-rekannya Andriawan Kusuma.SH.MH, Nurhadi dan SH.MH dan Suhaimi SHi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved