Breaking News

'BAPAK Pergi Bersama si Nona Cantik,' Info Rahasia Bikin Putri Candrawathi Berang: Picu Dendam

"Jadi motifnya dendam, karena diduga almarhum membocorkan perselingkuhan Ferdy Sambo dengan wanita lain, ke Ibu PC

Tayang:
Editor: Wiedarto

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Perlahan tapi pasti, teka-teki kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J semakin terang benderang. Meski polisi belum mengumumkan secara resmi motif pembunuhan, namun fakta baru dikuak Kuasa Hukum keluarga Brigadir J.

Fakta ini terkuak setelah Brigadir J sempat curhat kepada kekasihnya Vera Simanjuntak yang menyebutkan dirinya mendapat ancaman dari skuat lama Irjen Ferdy Sambo. Kuasa hukum sebut Brigadir J sempat membocorkan rahasia Irjen Ferdy Sambo kepada Putri Candrawathi.

Seperti diketahui Bharada E melalui kuasa hukumnya Muhammad Boerhanuddin menyebutkan bahwa di Magelang sebelum Brigadir J tewas ditembak, ada pertengkaran antara Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi (PC), hingga mengakibatkan PC menangis.

Karenanya sejak dari Magelang sampai perjalanan pulang ke Jakarta, PC dikabarkan banyak menangis. Lalu apa penyebab pertengkaran yang mengakibatkan Putri Candrawathi menangis?

Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan dari curhatan Brigadir J ke kekasihnya Vera Simanjuntak, diketahui Brigadir J mendapat ancaman dari sesama ajudan Irjen Ferdy Sambo, supaya jangan menyakiti hati Putri Candrawathi.

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

"Ini disebabkan karena ibu Putri menanyakan ke almarhum yang sudah dianggap anaknya, kenapa Ferdy Sambo tidak pulang, kemana dan seterusnya. Diduga almarhum Brigadir J memberitahu ke ibu Putri bahwa bapak ke suatu tempat dengan si nona cantik ini, yang katanya polwan," kata Kamaruddin.

"Nah, pada tanggal 2 Juli saat mereka ke Magelang, dan kemudian di sana ada pertengkaran antara bapak dan ibu Sambo, sehingga terjadilah menangis-nangis itu. Kemudian ada lagi ancaman ke Brigadir J, kenapa membuat ibu jadi sakit karena memberitahu informasi soal nona cantik ini dan sebagainya," kata Kamaruddin.

Dari sana katanya Irjen Ferdy Sambo mengetahui bahwa Brigadir J yang memberi tahu sehingga timbul dendam.

"Jadi motifnya dendam, karena diduga almarhum membocorkan perselingkuhan Ferdy Sambo dengan wanita lain, ke Ibu PC. Lalu motif kedua karena skuat lama ini merasa iri dengan Yosua, karena almarhum lebih disayang Ibu PC," kata Kamaruddin.

Hal ini kata Kamaruddin diketahui dari keterangan kekasih Brigadir J yang menerima curhatan Brigadir J karena diancam akan dibunuh oleh skuat lama pada 21 Juni. Skuat lama adalah ajudan lain Irjen Ferdy Sambo.

Menurutnya saat di Magelang, Irjen Ferdy Sambo pulang ke Jakarta lebih dulu untuk menyiapkan pembunuhan terhadap Brigadir J.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com

ilustrasi
Sumbere: https://covid19.go.id/
Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved