Berita OKU

Sebanyak 67 Ekor Sapi di Kabupaten OKU Divaksin PMK Dosis ke - 2

ebanyak 67 ekor sapi dilakukan vaksin dosis ke 2 Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Desa Marga Bhakti Batumarta XI Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten

Penulis: Leni Juwita | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas Polres OKU
Sebanyak 67 ekor sapi dilakukan vaksin dosis ke 2, untuk melakukan pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Desa Marga Bhakti Batumarta XI Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten OKU, Senin (8/8/2022). 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Sebanyak 67 ekor sapi dilakukan vaksin dosis ke 2 Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Desa Marga Bhakti Batumarta XI Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Pemberian vaksin dosis ke-2 ini dilakukan oleh tim terpadu yang beranggotakan, Kadin Perikanan dan Peternakan OKU Ir Hj Tri Aprianingsih, Kapolsek Sinar Peninjauan Iptu Ibnu Holdon, Danramil Peninjauan diwakilkan oleh Bhabinsa Sertu Anas Bahtiar, Personel Polres OKU yang dipimpin KBO Samapta Iptu Arjul Hasibuan, drh Desi, Tim Dokkes Polres OKU.

Dari desa setempat dihadiri Kepala desa Marga Bhakti diwakilkan oleh Sekdes Faisal, Ketua BPD setempat Dede Kuswara beserta perangkat BPD, Bhabinkamtibmas Bripka Aprista dan Personil Polsek Sinar Peninjauan.

Kemudian pengurus kelompok sapi Ari Indrawan dan akwan-kawan, serta Timbul Supriyanto dan kawan – kawan.

Kegiatan yang diselenggarakan, Senin (8/8/2022) pelaksanaan vaksin terhadap hewan sapi bertempat di Blok C dan R Desa Marga Bhakti Batumarta Unit XI Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten OKU

Awalnya sebanyak  71 ekor, namun hanya bisa dilakukan terhadap 67 ekor, sisanya 14 ekor tidak divaksin dikarenakan dalam keadaan hamil.

Kegiatan vaksin PMK bagi ternak sapi sebagai program nasional yang diinstruksikan oleh pemerintah untuk melindungi sektor peternakan khususnya sapi dari terjangkitnya penyakit yang menular dan bisa mengancam kesehatan ternak dan kesehatan manusia.

Di kesempatan itu juga disosialisasikan ciri - ciri penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak yaitu  seperti, ditemukan lepuh yang berisikan cairan atau luka yang terdapat pada lidah, gusi, hidung dan teracak atau kuku hewan yang terinfeksi, hewan tidak mampu berjalan (pincang), cairan liur berlebih  dan  hilang nafsu makan.

Petugas agar proaktif memantau perkembangan gejala PMK dan dihimbau  peternak sapi agar segera melaporkan secepatnya jika menemukan gejala PMK yang menyerang sapi peliharaan. (eni)

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved